<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682</id><updated>2011-08-01T23:48:29.325+07:00</updated><category term='negeriads.com'/><category term='Kontes SEO'/><category term='Menjadi Blogger Yang Bahagia'/><category term='ingat solo ingat soloaja.com'/><category term='negeriads.com solusi berpromosi'/><category term='solusi'/><category term='hosting murah indonesia indositehost.com'/><category term='Peluang Usaha'/><category term='berpromosi'/><category term='putrahosting.com dapur hosting hemat'/><category term='baceo'/><category term='bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net'/><title type='text'>Solusi Berpromosi</title><subtitle type='html'>NegeriAds.com solusi berpromosi mempromosikan bisnis apa saja diinternet. Di NegeriAds berpromosi menjadi lebih tepat sebagai solusi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-7987336454634981487</id><published>2010-10-23T07:45:00.000+07:00</published><updated>2010-10-23T07:45:56.036+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menjadi Blogger Yang Bahagia'/><title type='text'>Menjadi Blogger Yang Bahagia</title><content type='html'>&lt;a href="http://menjadibloggeryang-bahagia.blogspot.com/2010/10/menjadi-blogger-yang-bahagia.html"&gt;Menjadi Blogger Yang Bahagia&lt;/a&gt; bagaimana caranya? Terserah blogger saja. Ada banyak jalan menuju bahagia.Selalu ada pergelutan antara al haq dengan al bathil. Dan Allah telah mengirimkan sekelompok orang yang mempergunakan waktunya guna melindungi dan membela Dien ini (yaitu Al Qur'an dan As Sunnah). Di lain pihak, ada orang-orang yang mengaku dan merasa bahwa mereka adalah orang-orang yang mengadakan perbaikan. Padahal Allah telah berfirman tentang mereka, &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan ketika dikatakan pada mereka supaya jangan berbuat kerusakan di muka bumi ini dengan perbuatannya, mereka berkata 'tapi kami adalah orang-orang yang mengadakan perbaikan'. Tapi sesungguhnya mereka adalah pembuat kerusakan namun mereka tidak menyadarinya" &lt;br /&gt;(Al Baqarah 11-12) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Mereka adalah orang-orang yang berbahaya, karena mereka menganggap diri mereka sebagai orang-orang yang melakukan perbaikan padahal kenyataannya mereka adalah perusak agama. &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Pada abad ke 20, yang merupakan akhir dari kerajaan 'Ustmani, banyak bermunculan kelompok-kelompok atau organisasi-organisasi yang mengatasnamakan Islam, yang menyatakan bahwa masuk ke dalam dunia politik atau mengambil cara-cara politik adalah merupakan jalan atau cara terbaik guna menjaga martabat Islam dan umat Islam. Namun mereka tidak menganggap bahwa problem utama dari turunnya martabat Islam adalah kelemahan umat Islam. Kelompok-kelompok ini mendasari pemikiran-pemikirannya dengan berdasarkan pada tekanan-tekanan dan emosional, bukan dengan ilmu (agama), dan mereka tidak berusaha untuk mencari ilmu itu. Tingkah laku mereka semrawut, sehingga dengannya tercipta kekacauan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha dakwah kepada Tauhid, dakwah kepada Al Qur'an dan As Sunnah tidaklah diambil dalam manhaj mereka, kecuali bila situasi politik memperbaiki keadaan umat. Mereka berkata "simpanlah dulu usaha-usaha dakwah semacam itu di rak-rak kalian sampai situasi politik kita memperbaikinya". Padahal berjuta-juta orang menunggu pada dakwah al haq ini. Tapi mereka hanyalah memprioritaskan dakwah mereka untuk kembali pada khilafah. Sampai-sampai mereka menggantungkan semua hal dan tidak ada yang bisa dilakukan sampai khilafah kembali. Sehingga ketika mereka menyikapi orang-orang kuffar, mereka berkata "biarkan mereka masuk neraka", kenapa mereka berkata demikian? "Karena orang-orang kuffar itu telah merebut tanah-tanah kaum muslimin", menurut mereka. Padahal dakwahnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tidaklah demikian. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam memprioritaskan dakwah kepada tauhid kepada umat manusia, walaupun nantinya hanya satu orang yang mengikuti beliau. &lt;a href="http://menjadibloggeryang-bahagia.blogspot.com/2010/10/menjadi-blogger-yang-bahagia.html"&gt;Menjadi Blogger Yang Bahagia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya banyak dari musuh-musuh Islam yang menjadi pemimpin-pemimpin kaum Muslimin (dikarenakan lemahnya pemahaman umat Islam akan dakwah al haq) , ini seharusnya tidak boleh dilupakan oleh kita. Dan orang-orang kuffar menyadari hal ini, sehingga mereka mendukung misionaris-misionaris agama mereka yang membuka jalan atau kesempatan untuk masuk ke dalam komunitas muslimin. Dan seharusnya kitalah, Umat Islam, yang melakukan hal tersebut, yaitu mendakwahi orang-orang kuffar itu sehingga mereka masuk Islam, yang dengan masuknya ke dalam Islam ini dapat memasukkan dia ke dalam surga dan menyelamatlannya dari neraka. Tapi para "politisi" kita, seperti Hizbut Tahrir dan yang lainnya, tidaklah menganggap hal ini sebagai sesuatu yang harus dipertimbangkan. &lt;a href="http://menjadibloggeryang-bahagia.blogspot.com/2010/10/menjadi-blogger-yang-bahagia.html"&gt;Menjadi Blogger Yang Bahagia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-7987336454634981487?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/7987336454634981487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/10/menjadi-blogger-yang-bahagia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/7987336454634981487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/7987336454634981487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/10/menjadi-blogger-yang-bahagia.html' title='Menjadi Blogger Yang Bahagia'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-12741146659623033</id><published>2010-06-27T12:47:00.000+07:00</published><updated>2010-06-27T12:47:13.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hosting murah indonesia indositehost.com'/><title type='text'>bukan Hosting murah indonesia indositehost.com</title><content type='html'>&lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/hosting-murah-indonesia-indositehostcom/"&gt;&lt;b&gt;Hosting murah indonesia indositehost.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; dan artikel ini bukan tentang itu. Hanya meskipun kita membahas video dengan sangat cepat dalam bagian tentang apa yang seharusnya menjadi &lt;b&gt;hosting murah indositehost.com&lt;/b&gt; mengerjakan produk-produk informasi anda sendiri, saya ingin mencurahkan satu bagian penuh hanya untuk membuat terlihat seperti yang tidak akan menjadi dalam &lt;b&gt;hosting murah Indonesia indositehost.com &lt;/b&gt;penerbitan informasi dan itu karena beberapa alasan terlihat sepertinya menjadi untuk:&lt;br /&gt;Semua ini sama dengan peluang bagi para wirausahawan cerdik untuk menciptakan video-video dalam pasar-pasar niche kecil. Pahami bahwa saat jika akan menjadi bagiand ari yang untuk demikian maka berbicara tentang video-video niche, saya sedang berbicara tentang menghasilkan atau suatu subyek yang akan ditayangkan TV. Itu adalah dua pesaing &lt;b&gt;hosting murah Indonesia indositehost.com&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin memilih suatu pasar yang tak mau diambil kedua raksasa video itu. Anda tak akan mengejar massa. Anda akan pergi kemana tak akan ada pasar yang cukup besar bagi Hollywood, tapi ada pasar yang cukup besar bagi anda untuk menghasilkan laba yang cukup.&lt;br /&gt;Mari kita tidak selami cara mengerjakan videonya, tapi saya ingin menyebutkan bahwa anda tak perlu keluar dan membeli semua peralatan videonya sendiri atau bahwa anda harus belajar semuanya sebelum anda mulai. Seandainya anda hendak memilih arah itu, bisa bertahun-tahun dan puluhan ribu dollar sebelum anda akan pernah mampu mengerjakan video pertama anda.&lt;br /&gt;Cara termudah untuk mengerjakan video anda sendiri adalah memunculkan idenya, ikhtisar langkah-demi-langkah baginya, dan lalu menyewa staff teknis yang anda perlukan bagi operasi itu. Videografer bisa disewa. Studio bisa disewa. Penyunting profesional bisa mengerjakan penyuntingan bagi anda. Dengan begini anda tak akan harus mempelajari peralatannya, tidak juga anda akan harus membeli segala peralatan.&lt;br /&gt;Menyewa seorang juru kamera selama sehari dan lalu menyuntingkan kaset videonya mungkin akan menelan biaya bagi anda $500-$1.500. Ini hanya sebagian kecil dari berapa akan anda bayar untuk hanya membeli sedikit dari peralatan yang akan anda perlukan.&lt;br /&gt;Begitu video anda diproduksi, anda bisa mengirimnya untuk penggandaan (ada ratusan pengganda video yang bisa anda hubungi online dengan memakai salah satu search engine) dan mulailah menyiapkan apa yang anda perlukan untuk mulai menghasilkan penjualan segera. Ketiga hal yang akan anda perlu lakukan untuk bersiap-siap adalah:&lt;br /&gt;Saya tak akan memberitahu anda persisnya video-video apa anda perlu kerjakan, tapi saya boleh dikata ingin “menyalakan lampu” bagi anda. Saya ingin memberi anda beberapa ide untuk membuat otak anda mengengkol dan memunculkan terus ide-ide yang bisa anda kerjakan.&lt;br /&gt;Ini berlaku bagi seluruh buku ini. Saya tak akan memberi anda petunjuk-petunjuk mendetil atau memberitahu anda tepatnya bisnis apa anda seharusnya lakukan. Dengan ini saya punya satu tujuan di &lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/hosting-murah-indonesia-indositehostcom/"&gt;&lt;b&gt;Hosting  murah indonesia indositehost.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-12741146659623033?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/12741146659623033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/bukan-hosting-murah-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/12741146659623033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/12741146659623033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/bukan-hosting-murah-indonesia.html' title='bukan Hosting murah indonesia indositehost.com'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-2058189087292532229</id><published>2010-06-13T09:36:00.000+07:00</published><updated>2010-06-13T09:36:24.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putrahosting.com dapur hosting hemat'/><title type='text'>mulai putrahosting.com dapur hosting hemat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/putrahostingcom-dapur-hosting-hemat/" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Putrahosting.com dapur hosting hemat" border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_EaeQqNI7Yuc/TBQ7VDjf6mI/AAAAAAAAAAg/5ZDgA4Ax5H8/s320/putrahosting.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kita mulai saja dengan &lt;b&gt;putrahosting.com dapur hosting hemat&lt;/b&gt;. Sudah sedikit terlambat tapi tidak apa-apa lah. Daripada tidak sama sekali padahal ini kesempatan untuk ngikut-ngikut mengoptimasi &lt;b&gt;putrahosting.com dapur hosting hemat&lt;/b&gt;. Jadi tidak masalah sedikit terlambat juga yang penting bisa lihat nanti di SERP seperti apa hasilnya jika blog antah berantah seperti ini ikut juga membuat posting dengan &lt;b&gt;putrahosting.com dapur hosting hemat.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tapi harus menulis apalagi? Sudah banyak sekali posting tentang &lt;b&gt;putrahosting.com dapur hosting hemat&lt;/b&gt;&amp;nbsp; lihat saja di mesin pencari. Sudah ribuan bahkan ratusan ribu halaman yang terindeks. Lantas kalau menambah satu lagi apa akan bisa ikut nongol. Ah, jangan terlalu berlebihan. Cukup bisa terindeks saja sudah bagus. &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-2058189087292532229?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/2058189087292532229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/mulai-putrahostingcom-dapur-hosting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/2058189087292532229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/2058189087292532229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/mulai-putrahostingcom-dapur-hosting.html' title='mulai putrahosting.com dapur hosting hemat'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_EaeQqNI7Yuc/TBQ7VDjf6mI/AAAAAAAAAAg/5ZDgA4Ax5H8/s72-c/putrahosting.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-5278613778493798970</id><published>2010-06-11T21:57:00.000+07:00</published><updated>2010-06-11T21:57:55.698+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ingat solo ingat soloaja.com'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontes SEO'/><title type='text'>ingat solo ingat soloaja.com,  ternyata tidak mudah</title><content type='html'>Semua trik SEO on page sudah coba diterapkan di &lt;b&gt;&lt;a href="http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/ingat-solo-ingat-solo.html"&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;tapi ternyata belum mampu mengankat posisi &lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/ingat-solo-ingat-soloajacom/"&gt;&lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;ke posisi yang sedikit lebih baik. Masih tetap tenggelam tidak terdaftar di 1000 pertama SERP (dicek melalui situs seoserp[dot]com). Jadi memang tidak mudah mengoptimasi halaman dengan kata kunci yang pada saat bersamaan dioptimasi juga oleh situs lain.&lt;br /&gt;Dari segi umur dan ranking halaman (PR) tentu saja blog ini tidak ada apa-apanya dibanding peserta lain yang telah berkualitas lebih dari cukup untuk modal ikut sebuah kontes SEO. Dari segi konten pun belum bisa &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;bicara banyak. Hanya beberapa belas halaman yang terindeks di gugel, tanpa satu pun back link dari halaman lain. Tidak ada link, bahkan sekedar asal link, jangan kata link yang berkualitas.&lt;br /&gt;Link-link yang dicoba dibuat dari penyedia backlink gratis ternyata tidak terlalu berpengaruh. Gugel tidak mencatatnya sebagai link menuju halaman atau situs ini. Link yang terdaftar di indeks gugel masih tetap nol alias tidak ada sama sekali. Sangat masuk akal, jika halaman ini sama sekali tidak 'tercium' di SERP dengan kata kunci &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Dengan reputasi yang sedemikian buruk, maka bukan hanya sulit ikut bicara dalam kontes, sekedar menjadi halaman pendukung pun sulit. Hanya untuk mendukung halaman lain saja tidak bisa. Karena tautan dari halaman ini tentu saja sangat tidak berkualitas dan tidak menambah tautan berkualitas bagi halaman lain. Menambah jumlah tautan saja yang masih mungkin. Itupun dengan catatan halaman ini segera didatangi gugel dan terindeks denganbaik dan dianggap halaman yang relevansinya tinggi dengan frasa &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/ingat-solo-ingat-soloajacom/" title="ingat solo ingat soloaja.com"&gt;&lt;img alt="ingat solo ingat soloaja.com" border="0" height="48" src="http://kingkilaban.blogdetik.com/files/2010/05/ingatsoloingatsoloaja.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-5278613778493798970?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/5278613778493798970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/ingat-solo-ingat-soloajacom-ternyata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/5278613778493798970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/5278613778493798970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/ingat-solo-ingat-soloajacom-ternyata.html' title='ingat solo ingat soloaja.com,  ternyata tidak mudah'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-7668999617826996778</id><published>2010-06-06T21:26:00.000+07:00</published><updated>2010-06-06T21:26:08.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ingat solo ingat soloaja.com'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontes SEO'/><title type='text'>ingat solo ingat solo</title><content type='html'>&lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/ingat-solo-ingat-soloajacom/" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;" title="ingat solo ingat soloaja.com"&gt;&lt;img alt="ingat solo ingat soloaja.com" border="0" height="48" src="http://kingkilaban.blogdetik.com/files/2010/05/ingatsoloingatsoloaja.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Mungkin sudah sedikit terlambat untuk baru memulai mengoptimasi halamana web dengan kata kunci &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/b&gt;. Sudah lama di mulai dan telah banyak halaman-halaman tentang &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/b&gt; yang terindeks serta memenuhi syarat untuk tampil di nomor awal.Tapi karena belum selesai maka tetap bisa memulai mengoptimasi &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kontes ini diselenggarakan oleh soloaja.com, situs portal tentang kota solo. Sebuah kota di pusat Jawa Tengah yang merupakan salah satu pusat kebudayaan Jawa. Cukup banyak kekhasan solo yang telah dikenal secara nasional maupun di dunia. Kraton solo untuk contohnya, yang telah lama berdiri sejak lama. Dengan sejarah panjangnya yang penuh dinamika semakin mengukuhkan posisi solo sebagai salah satu pusat budaya Jawa. Keberadaan solo coba semakin dikuatkan oleh soloaja.com dengan menggelar kontes SEO yang berthema &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Selain untuk mempromosikan solo tentu saja kata kunci &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/b&gt; sekaligus juga menguatkan posisi soloaja.com sebagai portal yang mewakili segala pernik kota solo. Namun keberadaan kota solo mungkin tidak akan pernah habis dikupas dari banyak segi. Kontes yang akan mengundang terbitnya ratusan atau ribuan halaman tentang solo, tidak akan kehabisan bahan tulisan. Banyak sekali hal yang bisa diceritakan tentang solo. &lt;br /&gt;Kontes ini telah berjalan lama dan hampir selesai, namun masih banyak bermunculan halaman baru tentang &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com. &lt;/b&gt;Termasuk posting ini yang meskipun sama sekali tidak memperlihatkan apa itu kota solo tapi nekat mencoba terlibat dalam perburuan posisi SERP dengan kata kunci &lt;b&gt;ingat solo ingat soloaja.com&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-7668999617826996778?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/7668999617826996778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/ingat-solo-ingat-solo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/7668999617826996778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/7668999617826996778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/ingat-solo-ingat-solo.html' title='ingat solo ingat solo'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-8740203280416111776</id><published>2010-06-02T22:38:00.000+07:00</published><updated>2010-06-02T22:38:04.867+07:00</updated><title type='text'>Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses dan Uang melimpah</title><content type='html'>&lt;a href="http://sagalaya.info/bisnis-online-rahasia-dahsyat-hidup-sukses-dan-uang-melimpah/" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Bisnis Online Rahasia Dahsyat hidup Sukses dan Uang Melimpah" border="0" class="alignnone" height="20" src="http://sagalaya.info/wp-content/uploads/2010/05/rahasia-dahsyat.gif" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah kontes dari rahasiadahsyat[dot]com dengan tajuk &lt;b&gt;Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses dan Uang melimpah &lt;/b&gt;tengah digelar. Telah banyak para peserta yang bergabung dalam kontes ini, Sudah Ratusan ribu halaman yang mengandung kata kunci &lt;b&gt;Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses dan Uang melimpah&lt;/b&gt; terindeks gugel. Google.co.id yang nantinya bakal penjadi penentu siapa yang terbaik dalam mengoptimasi halaman dengan kata kunci &lt;b&gt;Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses dan Uang melimpah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Selalu&lt;b&gt; &lt;/b&gt;banyak peminat dengan teknik-teknik SEO yang canggih dalam mengoptimasi halaman web. Blog dengan teknik SEO minim seperti blob ini akan mendapat kesulitan untuk ikut serta dalam kontes seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Selain sebagai salahsatu aspek pengembangan situs, SEO juga ternyata telah berkembang menjadi seperti hobby. Ada sesuatu yang dapat dirasakan, meskipun tidak mencapai halaman pertama tapi mengoptimasi halaman dengan kata kunci yang diincar banyak orang memberikan sensasi lain.&lt;br /&gt;Teknik SEO yang umum maupun taktik andalan biasanya muncul dalam berbagai kontes seperti &lt;b&gt;Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses dan Uang melimpah&lt;/b&gt; ini. Mungkin berbeda dengan tujuan SEO yang berjangka panjang dan biasanya tidak terbatas pada hanya satu frasa saja. Dalam kontes SEO biasanya berjangka pendek, hanya tiga bulan atau kurang. Dan hanya untuk satu halaman bukan satu situs lengkap.&lt;br /&gt;Tujuan dalam kontes SEO pun semata hanya menempati urutan utama di SERP saja tidak untuk bertujuan 'mengundang' para pendatang ke web. Karena hanya berlomba menempati urutan terbaik dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses dan Uang melimpah&lt;/b&gt; telah berlangsung dan belum segera berakhir. Masih ada kesempatan untuk mengoptimasi. Seperti yang menjadi persyaratan dalam lomba ini. Kejujuran dan teknik legal menjadi ketentuan ntuk perserta kontes.&lt;br /&gt;Bagaimana mengungkap rahasia dahsyat tentang hidup yang sukes dan uang melimpah, dapat disimak di situ rahasiadahsyat[dot]com. Yang terpenting tentu saja menempati halaman pertama SERP tadi. MEskipun isi menjadi syara juga dalam kontes, kepentingan SEO lebih menonjol dan diutamakan, tampaknya.&lt;br /&gt;Meskipun berbeda tujuan dan tentu saja ada juga perbedaandalam tekni-teknik yang diterapkan, terutama jika ditinjau dari segi jangka waktu. Setelah kontes berakhir biasanya halaman-halaman itu terlantar dan tidak dipelihara posisinya. Bahkan ada yang dihapus untuk memperbaiki SEO situs keseluruhan. Kepada para peserta selamat mengoptimasi dalam lomba &lt;b&gt;Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses dan Uang melimpah&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-8740203280416111776?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/8740203280416111776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/bisnis-online-rahasia-dahsyat-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/8740203280416111776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/8740203280416111776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/06/bisnis-online-rahasia-dahsyat-hidup.html' title='Bisnis Online Rahasia Dahsyat Hidup Sukses dan Uang melimpah'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-373423627548700471</id><published>2010-05-29T11:03:00.000+07:00</published><updated>2010-05-29T11:03:20.598+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontes SEO'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net'/><title type='text'>bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net juga</title><content type='html'>&lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi-bangsa-on-the-net/"&gt;&lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; sudah terlambat untuk berkontribusi bagi &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt; karena sudah hampir berakhir. Susunan posisi di SERP sudah sulit diganggu gugat. Para calon juara sudah settled di posisi yang mantap. Jadi tambahan dari sini untuk &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt; hanya untuk mencoba saja. Siapa tahu gugel kesel lantas mengangkat halaman &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt; ke atas.&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi-bangsa-on-the-net/" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net"&gt;&lt;img alt="bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net" border="0" height="20" src="http://kingkilaban.blogdetik.com/files/2010/04/kontribusi-bem-its.gif" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;bem-its.org bersama berkontribusi&lt;br /&gt;bagi bangsa on the net&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Berlebihan..? Tidak juga, usaha sebelum kontes berakhir tidak terlarang. Jangankan usaha membantu menambah bekling, Bahkan daftar pun sesaat sebelum kontes berakhir masih dibolehkan. Jadi tidak ada salahnya membuat posting yang ini untuk membantu menambah backlink ke halaman yang dilombakan. Mumpung tidak ada aturan yang melarangnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah untuk berperan serta dalam kontes SEO. Meskipun targetnya sederhana saja: Hanya masuk rada di atas dikit. Barang di halaman dua atau tujuh, sudah cukup bagus untuk blog baru amatiran macam blog ini. Penasaran juga, untuk mencoba menerapkan trik-trik SEO dari para master yang sudah terbukti selalu menjadi jawara kontes SEO.&lt;br /&gt;Rada sulit juga dimengerti, saat mereka (para master itu) membuktikan teorinya, ternyata&amp;nbsp; terbukti benar. Triknya mampu mengangkat halaman ke bagian atas SERP. Sementara saat dicoba diterapkan di blog ini, ternyata hasilnya tidak sama. Jadinya blog sembarangan ini tidak mampu terlihat di hasil pencarian gugel untuk kata kunci &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya faktor umur situs menjadi faktoar yang cukup berpengaruh dalam penentuan posisi halaman di hasil pencarian,.Atau juga jumlah dan umur link yang menuju ke halaman yang bertalian. Karena sudah hampir di akhir kontes baru membuat halaman web, jadinya tidak mampu bersaing dengan halaman-halaman yang lebih senior. Apalagi dibandingkan dengan umur situsnya.&lt;br /&gt;Baiklah, selamat kepada para pemenang kontes &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-373423627548700471?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/373423627548700471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/05/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi_29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/373423627548700471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/373423627548700471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/05/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi_29.html' title='bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net juga'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-2306810707210660331</id><published>2010-05-23T12:36:00.000+07:00</published><updated>2010-05-23T12:36:23.632+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net'/><title type='text'>bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net</title><content type='html'>&lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi-bangsa-on-the-net/"&gt;&lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; sudah hampir selesai. Dan posting ini adalah testimoni bahwa blog ini memang moron dan tidak mampu mengoptimasi untuk kontes &lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi-bangsa-on-the-net/"&gt;&lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Masih harus belajar banyak dan berlatih banyak untuk bisa ikut kontes. Para pesaing sudah terlalu hebat untuk disaingi moron pendatang baru. Namun harus diakui juga bahwa para penggemar kontes SEO ini memang hebat dalam &lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi-bangsa-on-the-net/"&gt;&lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi-bangsa-on-the-net/" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net"&gt;&lt;img alt="bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net" border="0" height="20" src="http://kingkilaban.blogdetik.com/files/2010/04/kontribusi-bem-its.gif" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Meskipun tidak berpengaruh lagi, dalam &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net&lt;/b&gt; upaya tidak boleh ditinggalkan. Sebaliknya harus ditingkatkan&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net &lt;/b&gt;secara tegas menyatakan bahwa seluruh kekayaan alam beserta isinya dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat, oleh Suharto malah digunakan untuk mempertahankan kesejahteraan para konglomerat yang tengah diambang kebangkrutan dan kroni-kroninya. Semua kewajiban para konglomerat yang harus membayar utang terhadap kreditor dan para nasabahnya, oleh Suharto, diambil-alih pemerintah dengan memakai uang negara yang harusnya disalurkan untuk mensejahterakan rakyatnya.&lt;br /&gt;Bukannya berterima kasih,  &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net &lt;/b&gt;para konglomerat ini malah banyak yang kabur ke luar negeri, terutama Singapura, dengan membawa triliunan rupiah uang rakyat yang diberikan Suharto kepadanya. Suharto sendiri sudah tumbang. Namun aneh bin nyata, para pengganti Suharto—Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati, dan Susilo Bambang Yudhoyono—tidak ada yang berani dan serius mengusut kasus ini.&lt;br /&gt;Kenyataan itulah yang membuat banyak orang yakin jika kasus BLBI bukanlah kasus kriminal biasa, namun kasus kriminal yang sangat kompleks menyangkut kolusi antara pengusaha dan pejabat pemerintahan. Diyakini ada puluhan bahkan ratusan pengusaha dan pejabat pemerintah yang terlibat. Sebab itulah, sampai sekarang tidak ada penguasa di negeri ini yang berani membuka kasus ini dengan  &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net &lt;/b&gt;bersungguh-sungguh karena bisa jadi dirinya, anggota keluarganya, teman-temannya, dan orang-orang di sekelilingnya selama ini akan terjerat hukum dan masuk penjara. BLBI bagaikan kotak pandora, yang jika dibuka dengan benar maka akan tampak siapa saja yang perampok, preman,&amp;nbsp; &lt;b&gt;bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-2306810707210660331?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/2306810707210660331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/05/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/2306810707210660331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/2306810707210660331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/05/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi.html' title='bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-4089402385499922449</id><published>2010-05-09T15:33:00.000+07:00</published><updated>2010-05-09T15:33:27.080+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='negeriads.com'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='negeriads.com solusi berpromosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berpromosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><title type='text'>Negeriads.com solusi berpromosi lagi</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;a href="http://kingkilaban.com/negeriads-com-solusi-berpromosi/"&gt;Negeriads.com solusi berpromosi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; sudah setengah jalan. &lt;b&gt;&lt;a href="htthttp://solusiuntukberpromosi.blogspot.com/2010/04/negeriads.html"&gt;Negeriads.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; semakin bertebaran di internet &lt;b&gt;solusi berpromosi&lt;/b&gt;. Tapi halaman yang dilombakan ternyata belum mampu masuk jajaran 500 besar yang terindeks google.com apalagi harus di halaman pertama. &lt;b&gt;Solusi &lt;/b&gt;yang dicari untuk meanikkan &lt;b&gt;negeriads.com&lt;/b&gt; ini ternyata sulit. &lt;b&gt;Berpromosi &lt;/b&gt;dengan banyak cara&amp;nbsp; yang diduga dapat menaikkan ranking, belum juga mengangkat artikel &lt;b&gt;&lt;a href="http://negeriadssolusiberpromosi.blogspot.com/2010/04/tujuan-kontes-negeriadscom-solusi.html"&gt;negeriads.com solusi berpromosi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; ini.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/04/negeriadscom-solusi-berpromosi.html"&gt;NegeriAds.com&lt;/a&gt; sendiri tentu saja tenang-tenang berperan sebagai solusi berpromosi. Juga para calon juara solusi berpromosi, masih tetap tenang bersemayam di halaman-halaman depan. Bahkan halana-halaman yang tidak diikutkan dalam kontes. Halaman yang hanya mendukung &lt;a href="http://solusiuntukberpromosi.blogspot.com/2010/04/negeriads.html"&gt;solusi berpromosi&lt;/a&gt;, tapi tidak memenuhi syarat kontes yang sudah dibuat &lt;a href="http://altsolusiberpromosi.blogspot.com/2010/04/negeriadscom-solusi-berpromosi.html"&gt;negeriads.com&lt;/a&gt; ternyata malah mampu terindeks dengan baik dan masuk di jajaran atas&lt;br /&gt;Buat newbie pendatang baru kemarin sore, sungguh berat untuk mengikuti solusi berpromosi ini. Teknik yang pas-pasan dan koneksi jaringan yang minim sungguh sulit menghimpun backlink. Yang menjadi modal utama untuk merayu gugel agar mau menempatkan halaman lomba di jajaran atas. Ya, backlink. Sementara backlink gratisan yang banyak gentayangan tentu sulit diharapkan bantuannya. Gugel tidak terlalu menyukai link gdratis dan tidak natural.&lt;br /&gt;Natural atau tidak, pada kenyataannya para penghuni halaman depan adalah halaman yang memiliki ribuan link yang entah dari mana. Atau entah bagaimana memperolehnya. Itu hasil cek dari backlink checker. Jadi memang intinya adalah backlink dan backlink dan backlink dari halaman lain. Lagipula gugel tidak memastikan jumlah yang layak untuk disebut sebagai pertumbuhan yang natural. Seberapa banyak pertambahan link perhari yang masih dalam koridor natural tidaklah jelas.&lt;br /&gt;Tapi tetap meskipun tidak berhasil masuk halaman-hamalan depan, setidaknya sudah berusaha. Dengan teknik dan trik yang diketahui tentu saja. Bahwa masih juga belum mampu menambah link dalam jumlah yang bisa mengangkat halaman ke SERP depan, masih ada harapan juga. Mudah-mudahan si gugel sedang menari-nari dan ngangkat halaman miskin ke depan saat penutupan kontes nanti. Anyway, tetap semangat berhobby SEO dalam kontes &lt;a href="http://kingkilaban.com/negeriads-com-solusi-berpromosi/"&gt;&lt;b&gt;negeriads.com solusi berpromosi&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-4089402385499922449?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/4089402385499922449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/05/negeriadscom-solusi-berpromosi-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/4089402385499922449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/4089402385499922449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/05/negeriadscom-solusi-berpromosi-lagi.html' title='Negeriads.com solusi berpromosi lagi'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-1898014864393200135</id><published>2010-05-05T00:16:00.000+07:00</published><updated>2010-05-05T00:16:03.487+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontes SEO'/><title type='text'>Kontes SEO</title><content type='html'>&lt;a href="http://kingkilaban.com/negeriads-com-solusi-berpromosi/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="NegeriAds.com solusi berpromosi" class="alignnone" height="41" src="http://kingkilaban.com/wp-content/uploads/2010/04/bannerkontes125.gif" title="NegeriAds.com solusi berpromosi" width="125" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://kingkilaban.blogdetik.com/bem-itsorg-bersama-berkontribusi-bagi-bangsa-on-the-net/" title="bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net"&gt;&lt;img alt="bem-its.org bersama berkontribusi bagi bangsa on the net" border="0" height="20" src="http://kingkilaban.blogdetik.com/files/2010/04/kontribusi-bem-its.gif" width="150" /&gt;&lt;/a&gt; ini dua kontes yang sedang berlangsung. Barangkali saha berminat mengasah per-seo-an sekaligus ngejar hadiahnya. Sudah agak terlambat memang, tapi buat para master bukan halangan untuk menyalip ditikungan. Bagi para pemilik Blog keren dan atau banyak 'pendukung' bisa saja muncul di saat terakhir dan langsung nongkrong di halaman utama.&lt;br /&gt;Buat yang suka, tidak ada salahnya mencoba&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-1898014864393200135?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/1898014864393200135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/05/kontes-seo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/1898014864393200135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/1898014864393200135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/05/kontes-seo.html' title='Kontes SEO'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-7828384777285573395</id><published>2010-04-04T23:44:00.000+07:00</published><updated>2010-04-04T23:44:58.088+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berpromosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><title type='text'>NegeriAds.com Solusi Berpromosi</title><content type='html'>&lt;a href="http://kingkilaban.com/negeriads-com-solusi-berpromosi/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="NegeriAds.com solusi berpromosi" class="alignnone" height="41" src="http://kingkilaban.com/wp-content/uploads/2010/04/bannerkontes125.gif" title="NegeriAds.com solusi berpromosi" width="125" /&gt;&lt;/a&gt; NegeriAds.com solusi berpromosi adalah tema sebuah kontes yang diorganisisr oleh negeriads.com, sebuah jaringan PPC lokal Indonesia yang menyediakan solusi optimal dalam berpromosi. Internet telah berkembang menjadi sarana promosi yang banyak diminati untuk mempromosikan berbagai bisnis. Baik bisnis yang terkait atau berkaitan dengan dunia intenet maupun tidak. NegeriAds.com seperti selain menyedialan solusi berpromosi juga menyediakan lahan bagi para blogger atau webmaster untuk turut terlibat langsung dalam bisnis pemasaran produk.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sudah ribuan publisher yang tergabung di NegeriAds.com dan siap untuk menayakan berbagai promosi dari advertiser. Solusi yang ditawarkan adalah metoda berpromosi pay per click atau PPC sehingga semua rupiah yang dikeluarkan oleh advertiser tidak akan sia-sia. Karena para advertiser hanya membayar untuk iklan yang ditayangkan berarti telah dilihat oleh pengguna intenet.&lt;br /&gt;Kampanye yang sedang dilancarkan oleh pihak pengelola NegeriAds.com adalah kontes SEO yang memilih frasa "NegeriAds.com solusi berpromosi". Sebuah cara kampanye yang efektif, karena semua peserta diwajibkan untuk menjadi anggota NegeriAds.com atau menjadi publishernya. Dengan mengadakan Kontes SEO, selain mempopulerkan NegeriAds.com juga menjaring publisher baru dari para peserta kontes. Untuk peserta sendiri selain membuka lahan yang bisa menjadi sumber pendapatan, tentunya sebuah kontes SEO dapat menjadi ajang berlatih untuk mengasah keterampilan SEO.&lt;br /&gt;Hadiah yang disediakan mencapai jumlah belasan juta. Menarik banyak minat para penggemar adu keterampilan SEO. Selamat berkontes kepada para peserta &lt;b&gt;&lt;a href="http://kingkilaban.com/negeriads-com-solusi-berpromosi/"&gt;NegeriAds.com solusi berpromosi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-7828384777285573395?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/7828384777285573395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/04/negeriadscom-solusi-berpromosi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/7828384777285573395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/7828384777285573395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/04/negeriadscom-solusi-berpromosi.html' title='NegeriAds.com Solusi Berpromosi'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-159990152278763988</id><published>2010-02-07T15:05:00.001+07:00</published><updated>2010-05-09T15:14:43.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berpromosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peluang Usaha'/><title type='text'>Peluang Usaha Ahasu Gnaulep</title><content type='html'>&lt;a href="http://kingkilaban.com/kontes/peluang-usaha-ahasu-gnaulep/"&gt;Peluang Usaha Ahasu Gnaulep&lt;/a&gt;. Business Opportunity Ahasu Gnaulep na mababaligtad. Para sa paligsahan ng keyword pinagsama Ahasu Gnaulep Business Opportunity. Basta hayaan mo akong bumalik Bulak rada aneh. Bakit hindi Bulak Bulak sa likod ng kalub. O bilang paligsahan ng isa pang sulumits retsambew hindi "webmaster ng pampasigla sulumits retsambew". Ang isa pang contest OES hindi tsetnoc OES tsecnoc SEO contest.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;It's negosyo pagkakataon ay walang kahulugan (tingnan ang mas hayaan jels dictionary, reply dito mamaya may panipi misquoted pulak). Enterprises kailangan ng isang pagkakataon? Ah, ordinaryong negosyo reply dahil may pagkakataon. Kahit na mas mahusay na walang isang pagkakataon ng negosyo reply. O negosyo na walang naghihintay para sa pagkakataon na darating. Naghihintay para sa isang pagkakataon? Mga entrepeneur (yaong negosyo) sa halip na makahanap ng magandang pagkakataon, hindi naghihintay ng pagkakataon. Ang pinakadakilang pagkakataon sa negosyo na mag-anyaya. Hindi lamang ng paghahanap o paghihintay, ngunit ang mga paanyaya ng mga pagkakataon para sa negosyo &lt;a href="http://kingkilaban.com/negeriads-com-solusi-berpromosi/"&gt;negeriads.com solusi berpromosi&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Negosyo ay mabuti at legal na. Negosyo na hindi ipinagbabawal o kahit na maipapayo, pagsisikap. Hindi lahat ng magandang negosyo at ito ay pinahihintulutan. May mga patakaran na sumang-ayon. O may-apply noon. Business, ibig sabihin ang mga pagsisikap upang maghanap ng mga bentahe ng kahit ano. Well bukod sa magandang mga resulta sa negosyo, ng mga kurso ko ay maging magandang negosyo masyadong.&lt;br /&gt;Habang ahasu absolutely walang kahulugan sa Indonesian. Kahit na sa ibang mga wika. Tanging ang salita reverse order mula sa mga negosyo. Ngayon ang mga talata na discusses salita ahasu ay siyempre napaka-limitado. Basta sabihin sa akin na ang salita na ito ay ang kabaligtaran ng negosyo salita. Same sa Gnaulep, walang kahulugan sa Indonesian. Hiwa-hiwalay na walang kahulugan, pinagsama Ahasu Gnaulep nanatiling hindi gaanong mahalaga.&lt;br /&gt;Business Opportunity maaaring pag-usapan ang matagal na at maraming mga &lt;a href="http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/04/negeriadscom-solusi-berpromosi.html"&gt;negeriads.com&lt;/a&gt; pinagmulan. Subalit sapagkat ito ay isinama sa ang kabaligtaran salita. Maging limitado ang mga materyales na magsulat ng isang artikulo tungkol sa Ahasu Gnaulep Business Opportunity. Subalit yes na artikulo upang suportahan ang mga SEO contest. Kaya't pagbati sa mga kalahok competed &lt;a href="http://kingkilaban.com/kontes/peluang-usaha-ahasu-gnaulep/"&gt;Peluang Usaha Ahasu Ganulep&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-159990152278763988?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/159990152278763988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/02/peluang-usaha-ahasu-gnaulep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/159990152278763988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/159990152278763988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/02/peluang-usaha-ahasu-gnaulep.html' title='Peluang Usaha Ahasu Gnaulep'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-4249415069741588056</id><published>2010-01-23T11:57:00.002+07:00</published><updated>2010-02-07T15:02:08.558+07:00</updated><title type='text'>Shalat Ied &amp; Hal-hal yang Berkaitan dengannya</title><content type='html'>Penyebab rusaknya &lt;i&gt;ittiba'&lt;/i&gt; dan tersebarnya bid'ah serta kesalahan-kesalahan dalam beribadah adalah karena adanya &lt;i&gt;hadits-hadits dlaif&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;maudlu'&lt;/i&gt; yang tidak ada sandarannya kepada Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;. Di samping itu juga dikarenakan sikap &lt;i&gt;taqlid&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;ta'ashub&lt;/i&gt; pada salah satu madzhab tertentu tanpa mengindahkan hadits-hadits shahih dari Nabi kita &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dalam rangka menghidupkan sunnah yang lurus inilah, dalam edisi ini, kami ingin menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan shalat Ied (baik Iedul Fithri maupun Iedul Adl-ha). Hal itu agar kita dapat melaksanakan ibadah ini dengan sebenar-benarnya sesuai dengan tuntunan Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Di antara hal-hal yang berkaitan dengan shalat Ied adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Tempat Shalat untuk Dua Ied&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Telah masyhur baik dari kalangan &lt;i&gt;huffadh&lt;/i&gt; (ulama) maupun ahli hadits bahwa Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; –dalam ucapan dan perbuatan-perbuatannya— terus meneru melakukan shalat Ied (Iedul Fithri dan Iedul Adl-ha) di &lt;i&gt;mushalla&lt;/i&gt; (tanah lapang). Pendapat para ulama ini didasarkan pada dalil hadits-hadits shahih yang ada dalam &lt;i&gt;Shahihain&lt;/i&gt;, kitab-kitab Sunan, kitab-kitab sanad dan lainnya yang diriwayatkan dari banyak jalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Untuk itu untuk lebih meyakinkan pembaca atas pendapat para ulama tersebut, akan kami bawakan hadits-hadits yang berkaitan dengannya. Hadits-hadits tersebut kami nukilkan beserta &lt;i&gt;takhrij&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;tahqiq&lt;/i&gt;nya serta penjelasannya dari kitab Syaikh Al-Albani yang berjudul &lt;i&gt;Shalatul 'Iedain fil Mushalla Hiya Sunnah&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Hadits Pertama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt;عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِي رضي الله عنه قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَ اْلأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى. فَأَوَّلُ شَيْئٍ يَبْدَأُ بِهِ الصَّلاَةُ، ثُمَّ يَنْصَرِفُ فَيَقُوْمُ مُقَابِلَ النَّاسِ، وَ النَّاسُ جُلُوْسٌ عَلَى صُفُوْفِهِمْ، فَيَعِظُهُمْ وَ يُوْصِيْهِمْ وَ يَأْمُرُهُمْ. فَإِنْ كَانَ يُرِيْدُ أَنْ يَقْطَعَ بَعْثًا قَطَعَهُ، أَوْ يَأْمُرُ بِشَيْئٍ أَمَرَ بِهِ ثُمَّ يَنْصَرِفُ، قَالَ أَبُوْ سَعِيْدٍ: فَلَمْ يَزَلِ النَّاسُ عَلَى ذَلِكَ.... &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 14; line-height: 200%;"&gt;(رواه البخاري ٢/٢٥٩-٢٦٠ و مسلم ٣/٢٠ و النسائي ١/٢٣٤ و المحاملى في كتاب العيدين جـ ٢ رقم ۸٦ و أبو نعيم في مستخرجه ٢/١٠/٢ و البيهقي في سننه ٣/٢۸٠)&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dari Abi Sa'id Al-Khudri radliallahu 'anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa keluar menuju mushalla pada hari Iedul Fithri dan Adl-ha. Hal pertama yang beliau lakukan adalah shalat. Kemudian beliau berpaling menghadap manusia, di mana mereka dalam keadaan duduk di shaf-shaf mereka. Beliau memberi pelajaran, wasiat, dan perintah. Jika beliau ingin mengutus satu utusan, maka (beliau) memutuskannya. Atau bila beliau ingin memerintahkan sesuatu, maka beliau memerintahkannya dan kemudian berpaling." Abu Said berkata: "Maka manusia terus menerus melakukan yang demikian...." (HR. Bukhari 2/259-260, Muslim 3/20, Nasa`i 1/234; Lihat Al-Muhamili di dalam Kitab &lt;b&gt;Iedain&lt;/b&gt; 2/76, Abu Nu'aim dalam &lt;b&gt;Mustakhraj&lt;/b&gt; &lt;st1:date day="2" month="10" st="on" year="2002"&gt;2/10/2&lt;/st1:date&gt;, dan Baihaqi dalam &lt;b&gt;Sunan&lt;/b&gt;nya 3/280)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Hadits Kedua&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt;عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ صلى الله عليه و سلم يَغْدُوْ إِلَى الْمُصَلَّى فِي يَوْمِ الْعِيْدِ، وَ الْعَنَزَةُ تُحْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ، فَإِذَا بَلَغَ الْمُصَلَّى نُصِبَتْ بَيْنَ يَدَيْهِ فَيُصَلِّي إِلَيْهَا. وَ ذَلِكَ أَنَّ الْمُصَلَّى فَضَاءً لَيْسَ فِيْهِ شَيْءٌ يَسْتَتِرُ بِهِ. &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 14; line-height: 200%;"&gt;(رواه البخاري ١/٣٥٤ و مسلم ٢/٥٥ و أبو داود ١/١٠٩ و النسائي ١/٢٣٢ و ابن ماجه ١/٣٩٢ و أحمد رقم ٦٢۸٦ و المحاملي في كتاب العيدين جـ ٢ رقم ٢٦-٣٦ و أبو القاسم الشحامى في تحفة العيد رقم ١٤-١٦ و البيهقي ٣/٢۸٤-٢۸٥)&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dari Abdullah bin Umar radliyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berpagi-pagi (menuju) ke mushalla pada hari Ied, sedangkan 'anazah dibawa di depannya. Ketika beliau sampai di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ('anazah tadi) ditancapkan di depan beliau dan beliau shalat menghadapnya. Hal ini karena mushalla itu terbuka, tidak ada yang membatasinya. (HR. Bukhari 1/354, Muslim 2/55, Abu Dawud 1/109, An-Nasa`i 1/232, Ibnu Majah 1/392, Ahmad 6286, Al-Muhamili 2/26-36, Abul Qasim As-Syaukani&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://salafy.iwebland.com/baca.php?id=12#_edn1#_edn1" title=""&gt;&lt;span class="i3reference1"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt; di dalam &lt;b&gt;Tuhfatul Ied&lt;/b&gt; 14-16 dan Al-Baihaqi 3/284-285)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;'Anazah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; (sebagaimana yang diterangkan di dalam &lt;i&gt;An-Nihayah&lt;/i&gt;) bentuknya seperti setengah tombak atau lebih besar sedikit. Di ujungnya ada mata lembing seperti mata tombak dan paling mirip dengan bentuk tongkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Hadits Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt;عَنِ الْبَرَّاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: خَرَجَ النَّبِيُّ صلى الله عليه و سلم يَوْمَ أَضْحَى إِلَى الْبَقِيْعِ &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 14; line-height: 200%;"&gt;(وفي رواية: الْمُصَلَّى) &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt;فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ وَ قَالَ: إِنَّ أَوَّلَ نُسُكِنَا فِي يَوْمِنَا هَذَا أَنْ نَبْدَأَ بِالصَّلاَةِ ثُمَّ نَرْجِعَ فَنَنْحَرُ، فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ وَافَقَ سُنَّتَنَا، وَمَنْ ذَبَحَ قَبْلَ ذَلِكَ فَإِنَّمَا هُوَ شَيْئٌ عَجَّلَهُ ِلأَهْلِهِ، لَيْسَ مِنَ النُّسُكِ فِي شَيْئٍ. &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 14; line-height: 200%;"&gt;(رواه البخاري ٢/٣۷٢ وأحمد ٤/٢۸٢ والمحاملى ٢ رقم ٩٠، ٩٦ والرواية الأخرى لهما بسند حسن)&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dari Al-Barra' bin 'Azib, ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju ke Baqi' (dalam riwayat lain: mushalla) pada hari Iedul Adl-ha. Di sana beliau shalat dua rakaat, setelah itu beliau menghadapkan wajahnya kepada kami seraya berkata: "Sesungguhnya awal ketaatan dan ibadah pada hari kita ini adalah kita memulai dengan shalat, kemudian pulang dan berkurban. Barangsiapa melaksanakan yang demikian itu, sungguh dia telah mencocoki sunnah kami. Dan barangsiapa berkurban sebelum itu, maka itu sesuatu yang dia tergesa-gesa untuk keluarganya, tidak ada sedikitpun nilai ibadahnya." (HR. Bukhari 2/372, Ahmad 4/282, Al-Muhamili 2/96, bagi keduanya ada riwayat lain dengan sanad hasan)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Hadits Keempat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt;عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قِيْلَ لَهُ: أَشَهِدْتَ الْعِيْدَ مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم؟ قَالَ: نَعَمْ، وَلَوْلاَ مَكَانِي مِنَ الصِّغَرِ مَا شَهِدْتُهُ، حَتَّى أَتَى الْعَلَمَ الَّذِيْ عِنْدَ دَارِ كَثِيْرِ بْنِ الصَّلَتْ فَصَلَّى ثُمَّ أَتَى النِّسَاءَ وَ مَعَهُ بِلاَلٌ فَوَعَظَهُنَّ وَ ذَكَّرَهُنَّ وَ أَمَرَهُنَّ بِالصَّدَقَةِ فَرَأَيْتُهُنَّ يَهْوِيْنَ بِأَيْدِيْهِنَّ يَقْذِفْنَهُ فِي ثَوْبِ بِلاَلٍ ثُمَّ انْطَلَقَ هُوَ وَ بِلاَلٌ إِلَى بَيْتِهِ. &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 14; line-height: 200%;"&gt;أخرجه البخاري ٢/٣۷٣ و مسلم ٢/١۸-١٩ و ابن أبي شيبة ٢/٣/٢ و المحاملى رقم ٢۸، ٢٩ و الفريابى رقم ۸٥، ٩٣ و أبو نعيم في مستخرجه ٢/۸/٢-٩/١٠ و زاد مسلم في رواية عن ابن جريج:&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt; قُلْتُ لِعَطَاءٍ: أَحَقًّا عَلَى اْلإِمَامِ اْلآنَ أَنْ يَأْتِيَ النِّسَاءَ حِيْنَ يَفْرَغُ فَيُذَكِّرُهُنَّ؟ قَالَ: أَيْ لَعُمْرِي إِنَّ ذَلِكَ لَحَقٌّ عَلَيْهِمْ وَمَا لَهُمْ لاَ يَفَعَلُوْنَ ذَلِكَ؟!&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dari Ibnu Abbas, beliau ditanya: "Apakah engkau menghadiri shalat Ied bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam?" Beliau menjawab: "Ya, dan kalaulah bukan karena tempatku yang kecil ini tidaklah aku menyaksikannya hingga beliau datang ke 'alam (sebidang tanah) yang berada di sisi (sebelah) rumah Katsir bin As-Shalt. Maka beliau shalat kemudian berkhutbah dan datang ke para wanita bersama Bilal. Beliau memberi pelajaran, mengingatkan dan memerintah mereka untuk bershadaqah. Maka aku lihat mereka merentangkan tangan-tangan mereka untuk melemparkannya (shadaqah) pada baju Bilal. Kemudian beliau pergi bersama Bilal ke rumahnya. (HR. Bukhari 2/373, Muslim 2/18-19, Ibnu Abi Syaibah 2/3/2, Al-Muhamili 38-39, Al-Firyaabi no. 85, 93 dan Abu Nu'aim di dalam &lt;b&gt;Mustakhraj&lt;/b&gt;nya 2/8/2-9/10 dan Muslim menambahkan di dalam riwayatnya dari Ibnu Juraij: "Aku berkata kepada Atha': Apakah benar bagi imam sekarang untuk mendatangi para wanita jika telah selesai (shalat) dan mengingatkan mereka?" Beliau menjawab: "Ya, demi Allah sesungguhnya yang demikian itu haq. Kenapa mereka tidak melakukan yang demikian?")&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Demikianlah hadits-hadits yang merupakan hujjah yang kokoh dan jelas tentang sunnahnya melakukan shalat Ied di mushalla (tanah lapang). Oleh karena itu jumhur ulama mengatakan di dalam &lt;i&gt;Syarhus Sunnah&lt;/i&gt; (Imam Al-Baghawi 3/294): "Termasuk sunnah bagi imam untuk keluar (ke mushalla) guna melaksanakan dua shalat Ied. Kecuali jika ada udzur, maka (boleh) shalat di masjid, yaitu masjid di dalam negeri-(nya)."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Al-'Allamah Ibnul Haaj Al-Maliki berkata: "Sunnah yang berlangsung pada dua shalat Ied adalah dilakukan di &lt;i&gt;mushalla&lt;/i&gt; (tanah lapang), karena sabda Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;: "Shalat di masjidku ini lebih utama dari seribu shalat di tempat lain selain Masjidil Haram." (HR. Bukhari 1190 dan Muslim 1394). Walaupun ada &lt;i&gt;fadlilah&lt;/i&gt; yang besar seperti ini, Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; masih juga keluar (ke mushalla) dan meninggalkannya (masjid)." (&lt;i&gt;Al-Madkhal&lt;/i&gt; 2/283).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Al-Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi berkata di dalam &lt;i&gt;Al-Mughni&lt;/i&gt; (2/229-230): "Termasuk dari sunnah adalah shalat Ied di mushalla. Ali &lt;i&gt;radliallahu 'anhu&lt;/i&gt; memerintahkan yang demikian dan Al-Auza'i serta Ashhabur Ra'yi menganggapnya baik. Inilah ucapan Ibnul Mundzir."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Mengomentari hadits pertama, Al-Hafidh Ibnu Hajar Al-Asqalani (&lt;i&gt;Fathul Bari&lt;/i&gt; 2/450) berkata: "Dari hadits ini diambillah dalil atas sunnahnya keluar ke tanah lapang untuk shalat Ied. Sesungguhnya yang demikian itu lebih utama daripada shalat Ied di masjid karena Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; terus menerus melakukan yang demikian. Padahal shalat di masjid beliau memiliki banyak keutamaan."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Muhyiddin An-Nawawi berkata dalam &lt;i&gt;Syarah Shahih Muslim&lt;/i&gt; ketika mengomentari hadits pertama: "Hadits ini adalah dalil bagi orang yang menyatakan sunnahnya menuju ke &lt;i&gt;mushalla&lt;/i&gt; untuk shalat Ied. Dan ini lebih &lt;i&gt;afdlal&lt;/i&gt; (utama) daripada dikerjakan di masjid. Hal ini berlaku bagi kaum muslimin di seluruh negeri. Adapun mengenai penduduk Mekah yang selalu melaksanakan shalat Ied di masjid sejak awal, di kalangan kami ada dua pendapat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;1. (Shalat Ied) di tanah lapang lebih &lt;i&gt;afdlal&lt;/i&gt; berdasarkan hadits ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;2. Yang ini lebih benar menurut kebanyakan mereka bahwa di masjid lebih &lt;i&gt;afdlal &lt;/i&gt;kecuali jika masjidnya sempit."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Mereka (para pengikut Imam Nawawi) berkata: "Sesungguhnya penduduk Mekah shalat di masjid karena luasnya, sedangkan keluarnya Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; ke mushalla karena sempitnya masjid. Hal in menunjukkan bahwa shalat di masjid lebih utama apabila masjid itu luas (lapang)."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Bantahan terhadap Alasan bahwa Shalat Ied di Tanah Lapang dengan sebab Sempitnya Masjid&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Pernyataan para pengikut dan murid Imam Nawawi ini perlu ditinjau lagi. Sebab jika permasalahannya sebagaimana yang mereka nyatakan, maka tidaklah Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; terus menerus menunaikannya di tanah lapang. Beliau tentu tidak akan terus menerus dalam melakukan suatu ibadah, kecuali karena itulah yang paling utama. Jadi, pendapat yang menyatakan bahwa hal itu dilakukan karena sempitnya masjid adalah pendapat yang tidak ada dalilnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Yang menguatkan bantahan terhadap pendapat mereka adalah bahwa Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; biasa shalat Jum'at di masjid, sedangkan yang datang untuk shalat adalah seluruh penduduk Madinah dan sekitarnya. Beliau shalat Jum'at bersama mereka di masjid tersebut. Tidak jelas perbedaan jumlah antara dua kelompok ini, yakni kelompok yang hadir pada shalat Jum'at dan kelompok yang hadir pada shalat Ied, sehingga dikatakan: Masjid ini cukup luas untuk yang ini (shalat Jum'at) dan tidak cukup untuk yang itu (shalat Ied). Barangsiapa yang mengatakan demikian, maka dia harus mendatangkan dalilnya dan kami yakin dia tidak akan menemuinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Kalau misalnya, shalat Ied yang dilakukan di masjid lebih utama daripada dilakukan di tanah lapang karena kondisi masjid saat itu sempit, tentu Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bergegas untuk memperluasnya sebagaimana yang dilakukan oleh khalifah-khalifah sesudah beliau. (Hal itu) dikarenakan Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; lebih pantas sebagai orang yang pertama memperluasnya dibandingkan dengan mereka, kalau memang tidak cukup dipakai untuk shalat Ied. Walaupun demikian beliau meninggalkannya, sehingga tidak mungkin pernyataan tersebut diterima. Hal ini hanyalah merupakan anggapan seseorang yang ingin menolak. Dan tidaklah aku menyangkan ada seseorang yang alim berani atas tanggapan seperti ini. Kalau dia melakukan yang demikian, maka kami mendahuluinya dengan firman Allah Ta'ala yang artinya: "Katakanlah, tunjukkanlah bukti kalian jika kalian orang-orang yang benar." (Al-Baqarah: 111)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dengan demikian pernyataan di atas sudah terbantah. Adapun (tentang pendapat) Imam Nawawi yang bermadzhab Syafi'i, kita nukilkan ucapan Imam Syafi'i sendiri: "Telah sampai kepada kami (riwayat) bahwa Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; keluar ke tengah lapang pada dua hari Ied di Madinah. Demikian pula orang-orang sesudah beliau, kecuali jika ada udzur hujan dan selainnya. Demikian juga kebanyakan negeri-negeri, kecuali penduduk Makkah." Selanjutnya beliau mengisyaratkan bahwa sebab yang demikian adalah karena luasnya masjid dan sempitnya pinggiran-pinggiran Mekah dengan ucapannya: "Jika suatu negeri yang makmur (banyak orang) dan masjid mereka mencukupi untuk shalat Ied, aku tidak berpendapat bahwa mereka harus keluar darinya (masjid). Sedangkan kalau masjidnya tidak mencukupi mereka, aku memakruhkan shalat di dalamnya dan tidak ada pengulangan." (&lt;i&gt;Al-Umm&lt;/i&gt; 1/287).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Alasan yang dikehendaki dari keterangan tersebut berkisar tentang luas dan sempitnya masjid, bukan tentang keluarnya ke tanah lapang, karena yang dikehendaki adalah terkumpulnya masyarakat. Apabila di masjid sudah mencukupi, lebih-lebih masjid yang ada keutamaannya maka lebih afdlal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Mengenai perkataan Imam Syafi'i ini, Imam As-Syaukani mengomentari dengan ucapannya: "Dalam perkataannya (Imam Syafi'i) bahwa alasan dengan sempit dan luasnya masjid ini hanya kira-kira dan prasangka saja. Untuk itu tidak boleh digunakan sebagai dalih untuk tidak mencontoh kepada Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; di dalam perkara "keluar ke tanah lapang" sesudah diketahui bahwa Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; terus menerus melakukannya. Adapun pengambilan dalil yang demikian (luas dan sempitnya masjid) sebagai alasan untuk shalat Ied di masjid Makkah, dapat dijawab dengan kemungkinan tidak dilakukannya keluar ke tanah lapang (di Makkah), karena sempitnya pinggiran-pinggiran &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Makkah, bukan karena luasnya masjid."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Syaikh Al-Albani berkata: "Kemungkinan yang disebutkan oleh Imam Syaukani ini diisyaratkan juga oleh Imam Syafi'i sendiri dengan ucapannya: 'Sesungguhnya apa yang aku katakan ini adalah tidak lain karena tidak adanya keluasan di sekeliling rumah-rumah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Makkah, keluasan yang lebar (tanah lapang).'" (&lt;i&gt;Al-Umm&lt;/i&gt; 1/207)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Hal ini menguatkan pendapat Imam Syaukani: "Alasan Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; tidak melakukannya di masjid, karena sempit adalah hanya kira-kira saja."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Kemudian dengan alasan tadi, mereka (murid-murid Imam Nawawi) berargumentasi dengan riwayat Baihaqi di dalam &lt;i&gt;Sunan Al-Kubra&lt;/i&gt; (3/310) dari jalan Muhammad bin Abdul Aziz bin Abdurrahman dari Utsman bin Abdurrahman At-Taimi, ia berkata: Hujan deras turun di Madinah pada hari Iedul Fithri pada masa pemerintahan Aban bin Utsman. Maka beliau mengumpulkan manusia di masjid dan tidak keluar ke tanah lapang, di mana beliau biasa shalat Iedul Fithri dan Adl-ha padanya. Kemudian beliau berkata kepada Abdullah bin Amir bin Rabi'ah: "Berdirilah dan khabarkan kepada manusia apa yang kamu khabarkan kepadaku." Abdullah bin Amir berkata: "Sesungguhnya manusia di jaman Umar bin Khaththab &lt;i&gt;radliallahu 'anhu&lt;/i&gt; kehujanan, sehingga mereka terhalang untuk keluar ke tanah lapang. Lalu Umar pun mengumpulkan manusia ke masjid dan shalat bersama mereka. Kemudian beliau berdiri di atas mimbar seraya berkata: 'Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; keluar bersama manusia ke tanah lapang untuk shalat (Ied), karena tanah lapang lebih memberi manfaat dan lebih leluasa untuk mereka. Dan bahwasanya masjid beliau tidak mencukupi mereka. Namun, apabila turun hujan maka masjid lebih bermanfaat.'"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Jawaban terhadap argumentasi ini, Syaikh Al-Albani berkata: "Riwayat ini &lt;i&gt;dlaif jiddan&lt;/i&gt; (lemah sekali) karena di dalam sanadnya ada Muhammad bin Abdul Aziz. Dia adalah Muhammad bin Abdul Aziz bin Umar bin Abdurrahman bin Auf Al-Qadli. Bukhari berkata tentangnya: 'Dia &lt;i&gt;munkarul hadits&lt;/i&gt; (munkar haditsnya).' An-Nasa`i berkata: 'Dia &lt;i&gt;matruk&lt;/i&gt; (ditinggalkan haditsnya).' Imam Syafi'i telah mengeluarkan riwayat ini di dalam &lt;i&gt;al-Umm&lt;/i&gt; (1/707) dari jalan yang lain dari Aban secara &lt;i&gt;mauquf&lt;/i&gt;. Bersamaan dengan itu, sanadnya juga lemah sekali karena riwayatnya dari Ibrahim guru Imam As-Syafi'i dan dia adalah Ibrahim bin Muhammad bin Abi Yahya Al-Aslami. Dia seorang pendusta (banyak dusta dalam periwayatan). Imam Malik berkata: 'Dia tidak dipercaya di dalam hadits dan agamanya.'" Oleh karena itu Al-Hafidh berkata tentangnya di dalam &lt;i&gt;At-Taqrib&lt;/i&gt;: "Ditinggalkan riwayat hadits darinya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dari keterangan yang telah lewat terlihat batilnya alasan dengan sempitnya masjid dan &lt;i&gt;rajih&lt;/i&gt; (kuat)nya ucapan para ulama yang memastikan bahwa shalat Ied di tanah lapang adalah sunnah dan disyariatkan di setiap jaman dan negeri, kecuali karena darurat. Dan aku (Al-Albani) tidak mengetahui seorang pun dari kalangan para ulama yang mumpuni dalam ilmunya menyelisihi yang demikian itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Demikian pula Ibnu Hazm di dalam &lt;i&gt;Al-Muhalla&lt;/i&gt; (5/81) berkata: "Adapun sunnahnya shalat dua Ied adalah keluarnya penduduk di setiap desa atau &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ke tanah lapang yang luas pada waktu sesudah meningginya matahari dan ketika mula bolehnya shalat sunnah."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Beliau berkata lagi (hal. 86): "Jika mereka mempunyai &lt;i&gt;masyaqqah&lt;/i&gt; (keberatan/udzur), maka mereka shalat jamaah di masjid." Selanjutnya beliau menyambung (hal. 87): "Kami telah meriwayatkan dari Umar dan Utsman &lt;i&gt;radliyallahu 'anhuma&lt;/i&gt;, bahwasanya keduanya shalat Ied di masjid bersama manusia karena terjadi hujan di hari Ied. Sedangkan Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; biasa keluar ke tanah lapang untuk shalat dua Ied. Maka perkara shalat di tanah lapang ini lebih utama sedangkan selainnya (selain di tanah lapang, yaitu di masjid) juga diganjar, karena shalat di lapangan adalah perbuatan Rasulullah, bukan perintah."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Al-'Allamah Al-'Aini Al-Hanafi berkata di dalam &lt;i&gt;Syarah Bukhari&lt;/i&gt; ketika mengambil hukum dari hadits Abi Said (6/280-281): "Di dalam hadits tersebut ada dalil untuk menampakkan diri dan keluar ke tanah lapang dan tidak boleh shalat di masjid kecuali karena darurat."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ibnu Ziyad meriwayatkan dari Imam Malik, beliau berkata: "Termasuk sunnah adalah keluar ke tanah lapang, kecuali penduduk Makkah, maka di masjid." Di dalam &lt;i&gt;Fatawa Al-Hindiyah&lt;/i&gt; (1/118) disebutkan: "Keluar ke tanah lapang pada shalat Ied adalah sunnah, walaupun masjid jami' masih lapang. Demikianlah pendapat para ulama dan inilah yang shahih (benar)."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dalam &lt;i&gt;Al-Mudawwanah&lt;/i&gt; (1/171) yang diriwayatkan dari Malik, beliau berkata: "Tidak boleh shalat dua Ied di dua tempat dan tidak boleh di masjid mereka, akan tetapi hendaklah mereka keluar sebagaimana Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; keluar. Dari Ibnu Wahab dari Yunus dari Ibnu Syihab, dia berkata: Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; keluar ke mushalla (tanah lapang) kemudian disunnahkan hal itu kepada penduduk negeri-negeri."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dengan ucapan-ucapan dan bantahan-bantahan yang kami nukilkan dari para ulama, maka terbantahlah ucapan-ucapan atau kesalahan di atas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Sunnah nabawiyah yang tercantum di dalam hadits-hadits yang shahih menunjukkan bahwasanya Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; shalat dua Ied di tanah lapang di luar daerah. Terus menerus pekerjaan ini berlangsung sejak jaman pertama dan mereka tidak melakukan shalat Ied di masjid, kecuali kalau ada darurat yaitu hujan atau yang lainnya. Ini adalah madzhab imam yang empat dan selain mereka dari para ulama &lt;i&gt;ridwanullahu alaihim&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Aku (Al-Albani) tidak mengetahui seorangpun yang menyelisihinya (di atas), kecuali ucapan Syafi'i &lt;i&gt;radliyallahu 'anhu&lt;/i&gt; tentang memilih shalat di masjid apabila mencukupi penduduk negeri. Bersamaan dengan ini beliau berpendapat tidak apa-apa shalat di tanah lapang walaupun masjid cukup untuk menampung mereka. Telah jelas pula dari beliau bahwasanya beliau memakruhkan shalat Ied di masjid jika masjid tidak cukup oleh penduduk negeri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Begitulah yang terdapat di dalam hadits-hadits yang shahih. Perbuatan ini terus menerus dilakukan pada jaman pertama (Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;) dan demikian pula ucapan para ulama. Semua itu menunjukkan bahwasanya dua shalat Ied yang dilakukan sekarang di masjid-masjid adalah bid'ah. Demikian pula sampai kepada kita perkataan Syafi'i yang menyatakan tidak didapati satu masjid pun di sebuah negeri yang dapat menampung seluruh penduduk negeri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Hikmah Shalat di Tanah Lapang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Sunnah dua shalat Ied di tanah lapang mempunyai hikmah yang agung yaitu: kaum muslimin mempunyai dua hari di dalam satu tahun di mana penduduk negeri dapat berkumpul pada hari itu baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak untuk menghadapkan hati-hati mereka kepada Allah. Mereka berkumpul pada kalimat yang satu, shalat di belakang imam yang satu, bertahlil, bertakbir dan berdoa kepada Allah dengan keikhlasan seakan-akan mereka satu hati. Mereka bergembira dan bahagia dengan nikmat Allah atas mereka. Maka hari Ied tersebut di sisi mereka adalah hari besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Hukum Shalat Ied&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Sebagian manusia meremehkan hukum shalat Ied. Mereka mengatakan bahwa hukumnya adalah sunnah sehingga mereka tidak menunaikannya di tanah lapang. Padahal Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; telah menyuruh para wanita untuk keluar ke tanah lapang guna menunaikan shalat Ied. Dalam permasalahan ini Imam As-Syaukani berkata: "Ketahuilah bahwasanya Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; terus menerus mengerjakan dua shalat Ied ini dan tidak pernah meninggalkannya satu pun dari beberapa Ied. Dan beliau memerintahkan manusia untuk keluar padanya, hingga menyuruh wanita yang merdeka, gadis-gadis pingitan dan wanita yang haidl. Beliau menyuruh wanita-wanita yang haid agar menjauhi shalat dan menyaksikan kebaikan serta panggilan kaum muslimin. Bahkan beliau menyuruh wanita yang tidak mempunyai jilbab agar saudaranya meminjamkan jilbabnya. Semua ini menunjukkan bahwasanya shalat ini wajib, wajib yang ditekankan atas individu, bukan &lt;i&gt;fardlu kifayah&lt;/i&gt;." (&lt;i&gt;As-Sailul Jarar&lt;/i&gt; 1/315).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Syaikh Masyhur Hasan Salman mengomentari ucapan ini: "Syaukani &lt;i&gt;rahimahullah&lt;/i&gt; mengisyaratkan kepada hadits Ummu 'Athiyah &lt;i&gt;radliallahu 'anha&lt;/i&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt;عَنْ أُمِّ عَطِيَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم أَنْ نُخْرِجَهُنَّ فِي الْفِطْرِ وَ اْلأَضْحَى: الْعَوَاتِقَ وَ الْحِيَّضَ وَ ذَوَاتِ الْخُدُوْرِ فَأَمَّا الْحِيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلاَةَ. &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 14; line-height: 200%;"&gt;وفي لفظ:&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt; الْمُصَلَّى، وَيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِيْنَ. قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ! إِحْدَنَا لاَ يَكُوْنُ لَهَا جِلْبَابٌ! قَالَ: لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا. &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 14; line-height: 200%;"&gt;(أخرجه البخاري في الصحيح رقم ٣٢٤، ٣٥١، ٩۷١، ٩۷٤، ٩۸٠، ٩۸١، و ١٦٥٢ ومسلم في الصحيح رقم ٩۸٠ وأحمد في المسند ٥/۸٤ و ۸٥ والنسائي في المجتبى ٣/١۸٠ وابن ماجه في السنن رقم ١٣٠۷ والترمذي في الجامع رقم ٥٣٩)&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kami untuk mengeluarkan mereka pada Iedul Fithri dan Adl-ha (yakni) wanita-wanita yang merdeka, yang haid dan gadis-gadis pingitan. Di dalam lafadh (lain): (Keluar) ke mushalla (tanah lapang) dan mereka menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum muslimin. Aku (Ummu Athiyah) berkata: Wahai Rasulullah. Salah seorang dari kami tidak mempunyai jilbab? Beliau berkata: (Suruh) agar saudaranya memakaikan jilbabnya." (HR. Bukhari di dalam &lt;b&gt;Shahih&lt;/b&gt;nya no. 324, 351, 971, 974, 980, 981, 1652, Muslim di dalam &lt;b&gt;Shahih&lt;/b&gt;nya 980, Ahmad di dalam &lt;b&gt;Musnad&lt;/b&gt;nya 5/84-85, An-Nasa`i di dalam &lt;b&gt;Al-Mujtaba&lt;/b&gt; 3/180, Ibnu Majah di dalam &lt;b&gt;As-Sunan&lt;/b&gt; 1307 dan At-Tirmidzi di dalam &lt;b&gt;Al-Jami'&lt;/b&gt; no. 539)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Perintah untuk keluar (pada saat Ied) mengharuskan perintah untuk shalat bagi orang yang tidak mempunyai udzur. Inilah sebenarnya inti dari ucapan Rasul, karena keluar ke tanah lapang merupakan perantara pada shalat. Maka wajibnya perantara mengharuskan wajibnya tujuan dan dalam hal ini laki-laki lebih diutamakan daripada wanita (&lt;i&gt;Al-Mauidlah Al-Hasanah&lt;/i&gt; hal. 43).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Termasuk dalil wajibnya dua shalat Ied adalah bahwasanya shalat Ied menggugurkan kewajiban shalat Jum'at apabila bertepatan waktunya. Telah jelas dari Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bahwasanya ketika berkumpulnya shalat Ied dan Jum'at pada hari yang sama, beliau bersabda:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 24; line-height: 200%;"&gt;اجْتَمَعَ فِي يَوْمِكُمْ هَذَا عِيْدَانِ، فَمَنْ شَاءَ أَجْزَأَهُ مِنَ الْجُمْعَةِ، وَإِنَّا مُجْمَعُوْنَ. &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 14; line-height: 200%;"&gt;(أخرجه الفريابي في أحكام العيدين رقم ١٥٠ وأبو داود في السنن رقم ١٠۷٣ وابن ماجه في السنن رقم ١٣١١ وابن الجارود في المنتقى ٣٠٢ والحاكم في المستدرك ١/٢۸۸ والبيهقي في السنن الكبرى ٣/٣١۸ وابن عبد البر في التمهيد ١٠/٢۷٢ والخطيب في تاريخ بغداد ٣/١٢٩ وابن الجوزي في الواهيات ١/٤۷٣ والحديث صحيح لشواهده انظر (سواطع القمرين في تخريج أحاديث أحكام العيدين) للشيخ مساعد بن سليمان بن راشد، ص ٢١١ وما بعده)&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Telah berkumpul pada hari kalian ini dua hari raya. Maka barangsiapa yang ingin (melakukan shalat Ied) maka dia telah tercukupi dari shalat Jum'at dan sesungguhnya kita telah dikumpulkan. (Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Firyabi dalam &lt;b&gt;Ahkamul Iedain &lt;/b&gt;no. 150, Abu Dawud di dalam &lt;b&gt;Sunan&lt;/b&gt;nya no. 1073, Ibnu Majah di dalam &lt;b&gt;As-Sunan&lt;/b&gt; no. 1311, Ibnul Jarud di dalam &lt;b&gt;Al-Muntaqa&lt;/b&gt; 302, Al-Hakim di dalam &lt;b&gt;Al-Mustadrak&lt;/b&gt; 1/288, Al-Baihaqi di dalam &lt;b&gt;As-Sunan Al-Kubra&lt;/b&gt; 3/318, Ibnu Abdil Barr di dalam &lt;b&gt;At-Tamhid&lt;/b&gt; 10/272, Al-Khatib di dalam &lt;b&gt;Tarikh Baghdad&lt;/b&gt; 3/129, Ibnul Jauzi di dalam &lt;b&gt;Al-Wahiyat&lt;/b&gt; 1/473. Hadits ini SHAHIH dengan syahid-syahidnya (hadits-hadits penguat). Lihat kitab &lt;b&gt;Sawathi' Al-Qamarain fi Takhriji Ahaditsi Ahkamil Iedain&lt;/b&gt; karya Syaikh Musa'id bin Sulaiman bin Rasyid hal. 211.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Telah diketahui bahwa bukanlah sesuatu yang wajib kalau tidak menggugurkan sesuatu yang wajib. Dan sungguh telah jelas bahwasanya Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; terus menerus melaksanakannya dengan berjamaah sejak disyariatkannya sampai beliau meninggal. Dan beliau menggandengkan perintahnya kepada manusia dengan terus menerusnya ini agar mereka keluar ke tanah lapang untuk shalat (Lihat &lt;i&gt;Majmu' Fatawa Ibnu Taimiyah&lt;/i&gt; 24/212 dan 23/161, &lt;i&gt;Ar-Raudlah An-Nadiyah&lt;/i&gt; 1/142, &lt;i&gt;Nailul Authar&lt;/i&gt; 3/282-283 dan termasuk &lt;i&gt;Tamamul Minnah&lt;/i&gt; 344).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Inilah yang dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dengan ucapannya: "Kami menguatkan pendapat bahwa (hukum) shalat Ied adalah wajib atas individu (&lt;i&gt;fardlu 'ain&lt;/i&gt;) sebagaimana ucapan Abu Hanifah (lihat &lt;i&gt;Hasyiah Ibnu 'Abidin&lt;/i&gt; 2/1661) dan selainnya. Hal ini juga merupakan salah satu dari ucapan-ucapan Imam Syafi'i dan salah satu di antara dua pendapat madzhab Ahmad bin Hanbal (Hanbali).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Adapun ucapan orang yang berkata bahwa shalat Ied tidak wajib, ini sangat jauh (dari kebenaran). Sesungguhnya shalat Ied itu termasuk syiar Islam yang sangat agung. Manusia berkumpul pada saat itu lebih banyak daripada shalat Jum'at, serta disyariatkan pula takbir di dalamnya. Sedangkan ucapan orang yang menyatakan bahwa shalat Ied itu fardlu kifayah ini pun tidak jelas (&lt;i&gt;Majmu' Fatawa&lt;/i&gt; 23/161).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Sifat/Cara Shalat Ied&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Pertama,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; jumlah (Shalat Ied) adalah dua rakaat, berdasarkan riwayat Umar &lt;i&gt;radliallahu 'anhu&lt;/i&gt; bahwa shalat safar, shalat Iedul Adl-ha dan shalat Iedul Fithri adalah dua rakaat dengan sempurna tanpa &lt;i&gt;qashar&lt;/i&gt; atas lisan Muhammad &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; (Dikeluarkan oleh Ahmad 1/37, An-Nasa`i 3/183, At-Thahawi di dalam &lt;i&gt;Syarhul Ma'anil Atsar&lt;/i&gt; 1/421 dan Al-Baihaqi 3/200 dan sanadnya shahih).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Kedua,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; rakaat pertama –seperti semua shalat— dimulai dengan &lt;i&gt;takbiratul Ihram&lt;/i&gt;, selanjutnya membaca takbir padanya tujuh kali. Sedangkan pada rakaat kedua takbir lima kali, selain takbir perpindahan sebagaimana yang diriwayatkan oleh Aisyah &lt;i&gt;radliallahu 'anha&lt;/i&gt; bahwasanya Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; takbir di shalat Iedul Fithri dan Adl-ha pada rakaat pertama tujuh kali takbir dan rakaat kedua lima kali takbir selain dua takbir ruku'." (Dikeluarkan oleh Abu Dawud 1150, Ibnu Majah 1280, Ahmad 6/70 dan Al-Baihaqi 3/287 dan sanadnya SHAHIH).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Takbir di atas diucapkan sebelum membaca Al-Fatihah. Al-Baghawi berkata: "Perkataan kebanyakan ahlul ilmi dari kalangan shahabat dan orang yang sesudah mereka, bahwasanya beliau &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; takbir pada shalat Ied pada takbir pertama tujuh kali selain takbir pembukaan. Pada rakaat kedua &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kali, selain takbir perpindahan sebelum membaca (Al-Fatihah). Diriwayatkan yang demikian dari Abu Bakar, Umar, Ali, dan yang lainnya..." (&lt;i&gt;Syarhus Sunnah&lt;/i&gt; 4/309, lihat &lt;i&gt;Majmu' Fatawa&lt;/i&gt; Syaikh Islam 24/220, 221).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ketiga,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; Tidak shahih dari Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bahwasanya beliau mengangkat kedua tangannya bersamaan dengan takbir-takbir shalat Ied (Lihat &lt;i&gt;Irwa'ul Ghalil&lt;/i&gt; 3/12-114). Akan tetapi Ibnul Qayyim berkata: "Ibnu Umar, yang beliau sangat bersemangat dalam &lt;i&gt;ittiba'&lt;/i&gt; (kepada Rasulullah), beliau mengangkat kedua tangannya bersamaan dengan setiap takbir (&lt;i&gt;Zadul Ma'ad&lt;/i&gt; 1/441).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Tetapi, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;. Sedangkan yang demikian (mengangkat tangan) diriwayatkan dari Ibnu Umar dan ayahnya &lt;i&gt;radliallahu 'anhuma&lt;/i&gt;, oleh karenanya hal ini tidak dapat dijadikan sebagai sunnah. Lebih-lebih riwayat Umar dan anaknya ini tidak shahih (Lihat &lt;i&gt;Tamamul Minnah&lt;/i&gt; hal. 348-349).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Malik berkata tentang mengangkat tangan pada takbir shalat Ied: "Aku tidak mendengar (riwayatnya) sedikitpun." (Dikeluarkan oleh Al-Firyabi dalam &lt;i&gt;Ahkamul Iedain&lt;/i&gt; no. 137 dengan sanad SHAHIH).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Keempat,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; tidak shahih dari Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; dzikir tertentu di antara takbir-takbir Ied. Akan tetapi telah jelas dari Ibnu Mas'ud &lt;i&gt;radliyallahu 'anhu&lt;/i&gt; bahwa beliau berkata tentang shalat Ied: "Di antara tiap dua takbir terdapat pujian dan sanjungan kepada Allah &lt;i&gt;'Azza wa Jalla&lt;/i&gt;." (Diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dengan sanad yang kuat).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ibnul Qayyim &lt;i&gt;rahimahullah&lt;/i&gt; berkata: "Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; diam sejenak di antara dua takbir, (namun) tidak dihapal darinya dzikir tertentu di antara takbir-takbir tersebut. Akan tetapi telah disebutkan dari Ibnu Mas'ud bahwasanya beliau berkata: 'Allah dipuji dan disanjung dan dibacakan shalawat atas Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;.'" (&lt;i&gt;Zaadul Ma'ad&lt;/i&gt; 1/443).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Kelima,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; apabila takbirnya sudah sempurna, dimulai membaca &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Al-Fatihah. Setelah itu membaca &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Qaaf pada salah satu dari dua rakaat. Pada rakaat lainnya membaca &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Al-Qamar. (Diriwayatkan oleh Imam Muslim 891, An-Nasa`i 3/84, At-Tirmidzi 534, Ibnu Majah dari Abi Waqid Al-Laitsi).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Terkadang pada dua rakaat itu beliau juga membaca &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Al-A'laa dan Al-Ghasiyah. (Diriwayatkan oleh Muslim 378, Tirmidzi 533, An-Nasa`i 3/184 dan Ibnu Majah dari shahabat Nu'man bin Basyir &lt;i&gt;radliallahu 'anhu&lt;/i&gt;). Telah shahih keadaan riwayatnya, dan tidak shahih dari Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; selain itu. (&lt;i&gt;Zaadul Ma'ad&lt;/i&gt; 1/443 dan lihat &lt;i&gt;Majalatul Azhar&lt;/i&gt; 7/194).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Keenam,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; (setelah melakukan di atas) selebihnya sama seperti shalat-shalat yang biasa, tidak berbeda darinya sedikitpun. (Lihat buku &lt;i&gt;Sifat Shalat Nabi&lt;/i&gt; oleh Syaikh Al-Albani dan buku &lt;i&gt;At-Tadzhirah Wudlu`i wa Shalatu Nabi&lt;/i&gt; oleh Syaikh Ali Hasan).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ketujuh,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; barangsiapa yang luput/tidak mendapati shalat Ied berjamaah, maka hendaklah dia shalat dua rakaat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Bukhari berkata: "Apabila seseorang tidak mendapati shalat Ied, hendaklah dia shalat dua rakaat." (&lt;i&gt;Shahih Bukhari&lt;/i&gt; 1/134-135).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Atha' berkata: "Apabila (seseorang) kehilangan Ied, shalatlah dua rakaat (sama dengan di atas)."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Waliyullah Ad-Daklawi berkata: "Madzhab Syafi'i menyatakan bahwa apabila seseorang tidak mendapati shalat Ied bersama Imam, maka hendaklah dia shalat dua rakaat sehingga dia mendapatkan keutamaan shalat Ied, walaupun kehilangan keutamaan berjamaah bersama imam. Adapun menurut madzhab Hanafi, tidak ada qadla untuk shalat Ied. Kalau kehilangan shalat bersama imam, maka telah hilang sama sekali. (&lt;i&gt;Syarhu Taraajimi Abwabil Bukhari&lt;/i&gt; 80 dan lihat kitab &lt;i&gt;Al-Majmu'&lt;/i&gt; 3/27-29).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Tidak Ada Shalat Sunnah Sebelum Shalat Ied&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Terdapat kesalahan pada sebagian kaum muslimin di kebanyakan negeri mereka, yakni mereka melakukan shalat dua rakaat di tanah lapang sebelum mereka duduk ketika menunggu berdirinya imam untuk shalat Ied. Shalat seperti ini tidak teriwayatkan dari Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;. Bahkan diriwayatkan dari beliau bahwa beliau meninggalkannya. Dari Ibnu Abbas &lt;i&gt;radliallahu 'anhuma&lt;/i&gt;, dia berkata: "Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; shalat dua rakaat pada hari Ied, tidak shalat sebelumnya dan tidak pula sesudahnya." (Dikeluarkan oleh Bukhari 945, 989, 1364, Muslim 884, Abu Dawud 1159, At-Tirmidzi 537, An-Nasa`i 3/193, Ibnu Majah 1291, Abdurrazaq 3/275, Ahmad 1/355 dan Ibnu Abi Syaibah 2/177).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Al-Hafidh Ibnu Hajar berkata: "Jadi, kesimpulannya bahwa untuk shalat Ied tidak ada shalat sunnah sebelum dan sesudahnya. Berbeda dengan orang yang menqiyaskan (menyamakan)nya dengan shalat Jum'at." (&lt;i&gt;Fathul Bari&lt;/i&gt; 2/476).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Ahmad berkata: "Tidak ada shalat sebelum dan sesudahnya sama sekali." (&lt;i&gt;Masa`il Imam Ahmad&lt;/i&gt; no. 469).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Beliau berkata juga: "Tidak ada shalat sebelum dan tidak pula sesudahnya. Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; keluar (ke tanah lapang) untuk shalat Ied dan beliau tidak shalat sebelum dan tidak pula sesudahnya. Sebagian penduduk Bashrah shalat sunah &lt;i&gt;Qabliyyah&lt;/i&gt; (sebelumnya) dan sebagian penduduk Kuffah&lt;a href="http://salafy.iwebland.com/baca.php?id=12#_edn2#_edn2" title=""&gt;&lt;span class="i3reference1"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;[2]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; shalat sunnah &lt;i&gt;ba'diyah&lt;/i&gt; (sesudahnya)."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ibnul Qayyim berkata: "Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; dan para shahabat tidak pernah shalat apabila sampai ke tanah lapang sebelum shalat Ied dan sesudahnya." (&lt;i&gt;Zadul Ma'ad&lt;/i&gt; 1/443).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; apabila sampai ke tanah lapang, beliau memulai shalat tanpa adzan dan iqamat. (Beliau juga) tidak mengucapkan: "&lt;i&gt;As-Shalatul jami'ah&lt;/i&gt;." Yang demikian ini tidak dikerjakan sama sekali." (lihat &lt;i&gt;At-Tamhid&lt;/i&gt; 10/243). Bahkan para &lt;i&gt;muhaqiqin&lt;/i&gt; (peneliti dari para ulama) menyatakan bahwa melaksanakan hal itu adalah bid'ah. (lihat &lt;i&gt;Subulus Salam&lt;/i&gt; 2/67).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Khutbah Ied&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Termasuk sunnah Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; adalah berkhutbah Ied sesudah shalat. Dalam permasalahan ini Bukhari memberi bab di dalam kitab Shahihnya bab Khutbah Sesudah Shalat Ied. (&lt;i&gt;Fathul Bari&lt;/i&gt; 2/452).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ibnu Abbas berkata: "Aku menghadiri shalat Ied bersama Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, Abu Bakar, Umar dan Utsman &lt;i&gt;radliallahu 'anhum&lt;/i&gt;. Semuanya shalat Ied sebelum berkhutbah. (Diriwayatkan oleh Bukhari 962, Muslim 884 dan Ahmad 1/331, 3461).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ibnu Umar berkata: Sesungguhnya Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, Abu Bakar dan Umar, mereka shalat Ied sebelum khutbah. (Dikeluarkan oleh Bukhari 963, Muslim 888, At-Tirmidzi 531, An-Nasa`i 3/183, Ibnu  Majah 1286 dan Ahmad 2/12,38).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Waliyullah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; Ad-Dahlawi mengomentari terhadap bab Bukhari di atas dengan ucapannya: "Bahwasanya sunnah Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; dan yang dikerjakan oleh &lt;i&gt;khulafa`&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;ur&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; rasyidin&lt;/i&gt; adalah khutbah sesudah shalat. Adapun penggantian yang terjadi –yakni mendahulukan khutbah atas shalat dengan mengqiyaskan dengan shalat Jum'at-, hal itu adalah bid'ah yang bersumber dari Marwan bin Hakam bin Abil Ash (&lt;i&gt;Syarah Taraajim Abu Bukhari&lt;/i&gt; 79).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Tirmidzi berkata: "Ahlul ilmi dari kalangan shahabat Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; mengamalkan seperti ini. Mereka melakukan shalat Iedain sebelum khutbah. Sedangkan pertama kali orang yang khutbah sebelum shalat adalah Marwan bin Hakam. (lihat kitab &lt;i&gt;Al-Umm&lt;/i&gt; 1/235-236 karya Imam As-Syafi'i dan &lt;i&gt;Tuhfatul Ahwadzi&lt;/i&gt; 3/3-6 karya Al-Qadli Ibnul Arabi Al-Maliki).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Di samping itu termasuk bid'ah Marwaniyah adalah mengeluarkan mimbar ke tanah lapang sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Said. Beliau berkata: "Terus menerus manusia atas yang demikian (khutbah sesudah shalat Ied) sampai aku keluar bersama Marwan. Dia –sebagai amir Madinah- ke lapangan pada Iedul Adl-ha dan Fithri. Tatkala kami sampai ke tanah lapang, tiba-tiba ada mimbar yang dibuat oleh Katsir bin As-Shalt. Ketika Marwan ingin menaikinya sebelum shalat, aku menarik bajunya, (namun) diapun menariknya. Kemudian dia naik dan berkhutbah sebelum shalat. Aku berkata kepadanya: "Demi Allah, engkau telah merubah (sunnah)." Dia menjawab: "Wahai Abu Said! Sungguh telah hilang apa-apa yang engkau ketahui." Aku berkata: "Demi Allah, apa-apa yang aku ketahui lebih baik daripada yang tidak aku ketahui." Dia menjawab: "Sesungguhnya manusia tidak mau duduk bersama kami sesudah shalat, maka aku berkhutbah sebelum (dimulainya) shalat."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Menghadiri Khutbah Bukan Merupakan Kewajiban&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dari Abu Said Al-Khudri dia berkata: Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; keluar ke tanah lapang pada hari Iedul Fithri dan Adl-ha. Pertama kali yang beliau mulai adalah shalat, kemudian berpaling. Selanjutnya beliau menghadap manusia, dimana manusia dalam keadaan duduk pada shaf-shaf mereka. Beliau memberi pelajaran, wasiat dan perintah kepada mereka. (Dikeluarkan oleh Al-Bukhari 958, Muslim 889, An-Nasa`i 3/187, dan Ahmad 3/36, 54).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Khutbah Ied, sebagaimana khutbah-khutbah lainnya, dibuka dengan sanjungan dan pujian kepada Allah &lt;i&gt;'Azza wa Jalla&lt;/i&gt;. Ibnul Qayyim &lt;i&gt;rahimahullah&lt;/i&gt; berkata: "Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; biasa membuka semua khutbahnya dengan pujian kepada Allah. Tidak ada satu haditspun yang dihapal (hadits yang shahih yang menyatakan) bahwa beliau membuka khutbah dua Ied dengan takbir. Adapun yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah di dalam &lt;i&gt;Sunan&lt;/i&gt;nya 1287 dari Said Al-Quradli, muadzin Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, bahwasanya beliau memperbanyak bacaan takbir di sela-sela khutbah Iedain, hal itu tidak menunjukkan bahwa beliau membuka khutbah dengan takbir...." (&lt;i&gt;Zaadul Ma'ad&lt;/i&gt; 1/447-448).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Menghadiri khutbah Ied tidak wajib seperti shalat. Sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Abdullah bin As-Suaib, dia berkata: "Aku menghadiri Ied bersama Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;. Ketika selesai shalat beliau berkata: 'Sesungguhnya kami (akan) berkhutbah, barangsiapa suka untuk duduk (mendengarkan), maka duduklah dan barangsiapa yang suka untuk pergi maka pergilah." (Dikeluarkan oleh Abu Dawud 1155 dan sanadnya SHAHIH, lihat &lt;i&gt;Irwa`ul Ghalil&lt;/i&gt; 3/96-98).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ibnul Qayyim &lt;i&gt;rahimahullah&lt;/i&gt; berkata: "Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; memberi keringanan terhadap orang yang menghadiri Ied untuk duduk (mendengarkan) khutbah atau pergi." (&lt;i&gt;Zadul Ma'ad&lt;/i&gt; 1/448).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Termasuk dari kesalahan-kesalahan (yang banyak dilakukan oleh para) khatib shalat Ied adalah menjadikan dua khutbah dan memisahkan antara keduanya dengan duduk. (Padahal) semua riwayat yang menerangkan adanya dua khutbah pada shalat Ied adalah &lt;i&gt;dlaif&lt;/i&gt;. Imam Nawawi berkata: "Tidak &lt;i&gt;tsabit&lt;/i&gt; sama sekali (dari Rasulullah) pengulangan khutbah." (Lihat &lt;i&gt;Fiqhus Sunnah&lt;/i&gt; 1/322 dan &lt;i&gt;Tamamul Minnah&lt;/i&gt; hal. 348).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 18.7pt;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Demikianlah keterangan-keterangan dari Rasulullah dan para ulama dari kalangan shahabat dan orang yang sesudahnya tentang masalah shalat dan khutbah Ied. Kami uraikan hal-hal yang demikian, agar kita mengamalkan Islam di atas &lt;i&gt;bashirah&lt;/i&gt; (ilmu) dan hujjah yang mantap dan agar kita selamat dari bid'ah dan kesalahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 12;"&gt;Wallahu A'lam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 12;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-4249415069741588056?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/4249415069741588056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/01/shalat-ied-hal-hal-yang-berkaitan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/4249415069741588056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/4249415069741588056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/01/shalat-ied-hal-hal-yang-berkaitan.html' title='Shalat Ied &amp; Hal-hal yang Berkaitan dengannya'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-414720736726984428</id><published>2010-01-23T11:50:00.001+07:00</published><updated>2010-02-07T15:02:27.729+07:00</updated><title type='text'>Tidak membuka aurat</title><content type='html'>Mereka yang mengenakan celana panjang pantalon yang membentuk aurat atau mengesankannya atau transparan dengan kemeja pendek. Ketika ruku' dan sujud, kemeja tertarik ke atas sedang celana tertarik ke bawah. Dengan demikian punggung dan sebagian auratnya tampak. Hal ini kadangkala terjadi bila tidak bisa dikatakan sering. Perhatikanlah, &lt;i&gt;aurat mughalladhah&lt;/i&gt; (alat vital)nya tampak ketika ia ruku' atau sujud di hadapan Rabbnya. &lt;i&gt;Na'udzubillah!&lt;/i&gt; Kita berlindung kepada Allah dari kebodohan, sebab bila dalam keadaan demikian sedang aurat terbuka, jelas mengantarkan pada batalnya sholat. Lantas siapa kambing hitamnya? Celana pantalon dan memang celana pantalon asalnya dari negeri kafir.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin dalam menanggapi beberapa kesalahan yang dilakukan sebagian kaum muslimin di dalam sholat, beliau berkata, "Banyak di antara manunsia tidak lagi mengenakan pakaian yang luas dan lapang, mereka hanya mengenakan celana panjang dan kemeja pendek yang menutupi dada dan punggung. Bila mereka ruku', kemeja tertarik hingga tampak sebagian punggung dan ekornya yang merupakan aurat dan dilihat oleh orang yang ada di belakangnya. Padahal terbukanya aurat merupakan sebab batalnya sholat.&lt;br /&gt;Wanita yang tidak menjaga pakaian dan tidak memperhatikan menutup seluruh badan, sedang ia berada di hadapan Robbnya, baik karena bodoh, malas atau acuh tak acuh. Padahal sudah menjadi kesepakatan bahwa pakaian yang mencukupi bagi wanita untuk sholat adalah baju panjang dan kerudung.&lt;br /&gt;Kadang-kadang seorang wanita sudah memulai sholat padahal sebagian rambut atau lengan atau betisnya masih terbuka. Maka ketika itu –menurut jumhur ahli ilmu- wajib ia mengulangi sholatnya. Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Sayidah Aisyah &lt;i&gt;radhiyallahu 'anha&lt;/i&gt; bahwa Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bersabda, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;لاَيَقْبَلُ اللهُ صَلاَة حَائِضٍ إِلاَّ بِخِمَارٍ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;"Allah tidak menerima sholat wanita yang telah haid (baligh) kecuali dengan kerudung." (HSR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan yang lain).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ummu Salamah &lt;i&gt;radhiyallahu 'anha&lt;/i&gt; pernah ditanya sebagai berikut, "Pakaian apa yang pantas dikenakan wanita untuk sholat?" Beliau menjawab, "Kerudung dan baju panjang yang longgar sampai menutup kedua telapak kaki."&lt;a href="" name="_ednref17"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://salafy.iwebland.com/baca.php?id=3#_edn17#_edn17" title=""&gt;&lt;span class="i3reference1"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;[17]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Riwayat Malik dan Baihaqi dengan sanad &lt;i&gt;jayyid&lt;/i&gt;).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Ahmad juga pernah ditanya, "Berapa banyak pakaian yang dikenakan wanita untuk sholat?" Beliau menjawab, "Paling sedikit baju rumah dan kudung dengan menutup kedua kakinya dan hendaknya baju itu lapang dan menuutup kedua kakinya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Syafi'i berkata, "Wanita wajib menutup seluruh tubuhnya di dalam sholat kecuali dua telapak tangan dan mukanya."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Beliau juga berkata, "Seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali telapak tangan dan wajah. Telapak kaki pun termasuk aurat. Apabila di tengah sholat tersingkap apa yang ada antara pusar dan lutut bagi pria sedang bagi wanita tersingkap sedikit dari rambut atau badan atau yang mana saja dari anggota tubuhnya selain yang dua tadi dan pergelangan –baik tahu atau tidak- maka mereka harus mengulang sholatnya. Kecuali bila tersingkap oleh angin atau karena jatuh lalu segera mengembalikannya tanpa membiarkan walau sejenak. Namun bila ia membiarkan sejenak walau seukuran waktu untuk mengembalikan, maka ia tetap harus mengulanginya."&lt;a href="" name="_ednref18"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://salafy.iwebland.com/baca.php?id=3#_edn18#_edn18" title=""&gt;&lt;span class="i3reference1"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;[18]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;; font-size: 12; line-height: 150%;"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Oleh karena itu wajib bagi wanita muslimah memperhatikan pakaian mereka di dalam sholat, lebih-lebih di luar sholat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Banyak juga dari mereka yang sangat memperhatikan bagian atas badan yaitu kepala. Mereka menutup rambut dan pangkal leher tapi tidak memperhatikan anggota badan bagian bawah dengan kaos kaki yang sewarna dengan kulit sehingga tampak semakin indah. Terkadang ada di antara mereka yang sholat dengan penampilan semacam ini. Hal ini tidak boleh. Wajib bagi mereka untuk segera menyempurnakan hijab sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah &lt;i&gt;subhanahu wa ta'ala&lt;/i&gt;. Teladanilah wanita-wanita Muhajirin ketika turun perintah Allah agar mengenakan kerudung, mereka segera merobek korden-korden yang mereka punyai lalu memakainya sebagai kerudung. Tetapi sekarang, kita tidak perlu menyuruh mereka merobek sesuatu, cukup kita perintahkan mereka memanjangkan dan meluaskannya hingga menjadi pakaian yang benar-benar menutup.&lt;a href="" name="_ednref19"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://salafy.iwebland.com/baca.php?id=3#_edn19#_edn19" title=""&gt;&lt;span class="i3reference1"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;[19]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Mengingat telah meluasnya pemakaian jilbab pendek di kalangan muslimah di beberapa negeri yang berpenduduk muslim, maka saya memandang penting untuk menjelaskan secara ringkas bahwa kaki dan betis wanita adalah aurat. Ucapan saya &lt;i&gt;wabillahit taufiq&lt;/i&gt; adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Allah &lt;i&gt;subhanahu wa ta'ala&lt;/i&gt; berfirman, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;... وَلاَ يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِيْنَ مِنْ زِيْنَتِهِنَّ ...&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;"Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt; (An Nur: 31).&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Sisi pendalilan dari ayat ini adalah bahwa wanita juga wajib menutup kaki, sebab bila dikatakan tidak, maka alangkah mudahnya seseorang menampakkan perhiasan kakinya, yaitu gelang kaki sehingga tidak perlu ia memukulkan kaki untuk itu. Akan tetapi hal itu tidak boleh dilakukan karena menampakkannya merupakan penyelisihan terhadap syariat dan penyelisihan yang semacam ini tidak mungkin terjadi di jaman risalah. Karena itu seseorang dari mereka melakukan tipu daya dengan cara memukulkan kakinya agar kaum pria mengetahui perhiasan yang disembunyikan. Maka Allah pun melarang mereka dari hal itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Sebagai penguat dari penjelasan saya, Ibnu Hazm berkata, "Ini adalah nash yang menunjukkan bahwa kaki dan betis termasuk aurat yang mesti disembunyikan dan tidak halal menampakkannya."&lt;a href="" name="_ednref20"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://salafy.iwebland.com/baca.php?id=3#_edn20#_edn20" title=""&gt;&lt;span class="i3reference1"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;[20]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Adapun penguat dari sunnah adalah hadits Ibnu Umar &lt;i&gt;radhiyallahu 'anhuma&lt;/i&gt;, ia berkata: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم: مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلاَءَ لَمْ يَنْظُرِ اللهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ (رواه البخاري و زاد غيره: فَقَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ: فَكَيْفَ يَصْنَعُ النِّسَاءُ بِذُيُوْلِهِنَّ؟) قَالَ: يُرْخِيْنَ شِبْرًا. قَالَتْ: إِذَنْ تَنْكَشِفُ أَقْدَامُهُنَّ. قَالَ: فَيُرْخِيْنَهُ ذِرَاعًا لاَ يَزِدْنَ عَلَيْهِ. وَفِي رِوَايَةٍ: رَخَّصَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم لأُِمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِيْنَ شِبْرًا ثُمَّ اسْتَزَدْنَهُ فَزَادَهُنَّ شِبْرًا فَكُنَّ يُرْسِلْنَ إِلَيْنَا فَنَذْرَعُ لَهُنَّ ذِرَاعًا. (رواه الترمذي و أبو داود و ابن ماجه و هو صحيح, انظر سلسلة الأحاديث الصحيحة رقم 460)&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Siapa yang melabuhkan pakaiannya karena sombong, Allah tidak akan memandangnya pada hari kiamat." Ummu Salamah radhiyallahu 'anha bertanya, "Apa yang harus diperbuat oleh wanita terhadap ujung pakaian mereka?" Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Turunkan sejengkal." Ummu Salamah berkata, "Bila demikian kakinya akan tersingkap." Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Turunkan sehasta, jangan lebih dari itu." Dalam riwayat lain: Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberi keringanan pada ummahatul mu`minin (untuk menambah) sejengkal, dan mereka minta tambah, maka Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menambahkannya. (HSR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah) (Lihat Ash Shohihah 60).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Faidah dari riwayat ini adalah bahwa yang dibolehkan adalah sekitar satu hasta, yaitu dua jengkal bagi tangan ukuran sedang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Imam Al Baihaqi berkata, "Riwayat ini merupakan dalil tentang wajibnya menutup kedua punggung telapak kaki bagi wanita."&lt;a href="" name="_ednref21"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://salafy.iwebland.com/baca.php?id=3#_edn21#_edn21" title=""&gt;&lt;span class="i3reference1"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;[21]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Ucapan "Rosulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; memberikan keringanan" dan pertanyaan Ummu Salamah: "Apa yang harus diperbuat wanita terhadap ujung pakaiannya?" setelah ia mendengar ancaman bagi orang yang melabuhkan pakaiannya, semua ini mengandung sanggahan terhadap anggapan bahwa hadits-hadits yang mutlak (bersifat umum) mengenai ancaman bagi pelaku isbal (melabuhkan pakaian sampai di bawah mata kaki) itu ditaqyid (dibatasi kemutlakannya) oleh hadits lain yang tegas yaitu bagi yang melakukannya karena sombong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Anggapan ini terbantah karena sekiranya benar demikian, maka pertanyaan Ummu Salamah yang meminta kejelasan hukum bagi wanita itu tidak ada maknanya. Akan tetapi Ummu Salamah memahami bahwa ancaman itu bersifat mutlak, berlaku bagi orang yang sombong dan yang tidak. Karena pemahaman beliau yang demikian, maka beliau menanyakan kejelasan hukumnya bagi wanita sebab wanita dituntut untuk berlaku isbal guna menutup aurat yaitu kaki. Dengan demikian jelas bagi beliau bahwa ancaman itu tidak berlaku bagi wanita, tetapi khusus bagi lelaki dan hanya dalam pengertian ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;'Iyadl &lt;i&gt;rohimahullah&lt;/i&gt; telah menukil adanya ijma' bahwa larangan itu hanya berlaku bagi kaum pria, tidak bagi kaum wanita karena adanya taqrir Nabi &lt;i&gt;shollallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; atas pemahaman Ummu Salamah. Larangan yang dimaksud adalah larangan &lt;i&gt;isbal&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Walhasil, bagi pria ada dua keadaan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;1. Keadaan yang &lt;i&gt;mustahab&lt;/i&gt; yaitu memendekkan sarung hingga pertengahan betis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;2. Keadaan &lt;i&gt;jawaz&lt;/i&gt; (boleh) yaitu melebihkannya hingga di atas mata kaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Adapun bagi wanita juga ada dua keadaan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;1. Keadaan &lt;i&gt;mustahab&lt;/i&gt; yaitu melebihkan sekitar satu jengkal dari keadaan &lt;i&gt;jawaz&lt;/i&gt; bagi pria.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;2. Keadaan &lt;i&gt;jawaz&lt;/i&gt; yaitu melebihkannya sekitar satu hasta.&lt;a href="" name="_ednref22"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://salafy.iwebland.com/baca.php?id=3#_edn22#_edn22" title=""&gt;&lt;span class="i3reference1"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; text-decoration: none;"&gt;[22]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Sunnah inilah yang dijalankan oleh wanita-wanita di jaman Nabi &lt;i&gt;shollallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; dan jaman-jaman selanjutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Dari sinilah kaum muslimin di masa-masa awal menetapkan syarat bagi ahli dzimmah harus tersingkap betis dan kakinya supaya tidak serupa dengan wanita-wanita muslimah. Hal ini sebagaimana diterangkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab &lt;i&gt;Iqtidho' Ash Shirothil Mustaqim&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Termasuk pula orang-orang yang terjerumus dalam kesalahan ini yaitu memulai sholat sedang aurat tersingkap adalah orang tua yang memakaikan anak mereka celana pendek dan menyertakannya sholat di masjid. Padahal Rosulullah &lt;i&gt;shollallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bersabda, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3textarab" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;مُرُوْهُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعٍ&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" lang="EN-GB" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;"Perintahkan mereka sholat ketika mereka berumur tujuh tahun." (HSR. Ibnu Khuzaimah, Hakim, Baihaqi, dan yang lain).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Sedang tidak diragukan lagi bahwa perintah ini mencakup juga perintah menunaikan syarat-syarat dan rukun-rukunnya. Perhatikanlah, jangan sampai anda termasuk orang-orang yang lalai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Demikianlah beberapa perkara yang harus kita perhatikan dalam hal pakaian dalam sholat berikut beberapa kesalahan yang terjadi. Namun masih ada beberapa hal yang berkaitan dengan syarat-syarat pakaian dalam sholat di antaranya tidak musbil, tidak bergambar, dan bukan pakaian yang dicelup merah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="i3artikel" style="line-height: 150%; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;Wallahu a'lam.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-414720736726984428?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/414720736726984428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/01/tidak-membuka-aurat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/414720736726984428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/414720736726984428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2010/01/tidak-membuka-aurat.html' title='Tidak membuka aurat'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-5415285816059882711</id><published>2009-12-06T14:35:00.001+07:00</published><updated>2010-02-07T15:02:41.353+07:00</updated><title type='text'>Ngobrol seputar bisnis online</title><content type='html'>&lt;a href="http://yosephs.blogdetik.com/index.php/2009/11/ngobrol-seputar-bisnis-online/" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://yosephs.blogdetik.com/files/2009/12/ngobrol-seputar-bisnis-online.gif" style="cursor: pointer; float: left; height: 40px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 110px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mau ikut ngobrol seputar bisnis online? Silahkan saja. Sekalian ngetes teknik-teknik SEO yang banyak di rilis para master. Banyak bahan tentang Bisnis online. Bisa ngobrol terus tanpa kehabisan bahan. Tapi tujuan utama ngobropl kali ini adalah menempatkan obrolan di halaman depan gugel. Alias kontes SEO.&lt;br /&gt;Jadi ngobrol sekalian lihat para master menempatkanhalaman web nya di halaman depan SERP. Sambil berbagi pernik-pernik bisnis online, bisa sambil&lt;a href="http://yosephs.blogdetik.com/index.php/2009/11/apa-sih-asyiknya-belajar-seo/" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://yosephs.blogdetik.com/files/2009/12/apa-sih-asyiknya-belajar-seo.gif" style="cursor: pointer; height: 40px; width: 125px;" /&gt;&lt;/a&gt; praktis, 'kan? Sekali merengkuh dayung dua tiga lalat mati. Nah karena mau sambil sekalin sunggal-senggol pesenan, ya, seklaina juga masang kontes yang lain yaitu:&lt;a href="http://solusibisnisonline.kingkilaban.com/kartu-pulsaku-com-solusi-bisnis-online-anda/" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://solusibisnisonline.kingkilaban.com/wp-content/uploads/2009/12/kartu-pulsaku.com-solusi-bisnis-online-anda.gif" style="cursor: pointer; height: 40px; width: 120px;" /&gt;&lt;/a&gt; Tuh jadi banyak link dari artikel sini 'kan...? sebenarnya ada satu lagi yaitu &lt;a href="http://humandeuar.co.cc/mbah-gendeng/"&gt;mbah gendeng&lt;/a&gt; tapi yang satu ini hostingnya rada pelit. Jadi gambarnya sulit ditampilkan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keempatnya kalo ngopi html nya bakal begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://solusibisnisonline.kingkilaban.com/kartu-pulsaku-com-solusi-bisnis-online-anda/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="kartu-pulsaku.com solusi bisnis online anda" class="alignnone" height="40" src="http://solusibisnisonline.kingkilaban.com/wp-content/uploads/2009/12/kartu-pulsaku.com-solusi-bisnis-online-anda.gif" title="kartu-pulsaku.com solusi bisnis online anda" width="120" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://yosephs.blogdetik.com/index.php/2009/11/apa-sih-asyiknya-belajar-seo/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Apa sih asyiknya belajar SEO?" class="alignnone" height="40" src="http://yosephs.blogdetik.com/files/2009/12/apa-sih-asyiknya-belajar-seo.gif" title="Apa sih asyiknya belajar SEO?" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://yosephs.blogdetik.com/index.php/2009/11/ngobrol-seputar-bisnis-online/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Ngobrol seputar bisnis online" class="alignnone" height="40" src="http://yosephs.blogdetik.com/files/2009/12/ngobrol-seputar-bisnis-online.gif" title="Ngobrol seputar bisnis online" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://humandeuar.co.cc/mbah-gendeng/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="mbah gendeng" class="alignnone" height="80" src="http://humandeuar.co.cc/wp-content/uploads/2009/12/mbah-gendeng.gif" title="mbah gendeng" width="120" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tuh mbeh gendengnya tetep sulit tampil :-(&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-5415285816059882711?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/5415285816059882711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2009/12/ngobrol-seputar-bisnis-online.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/5415285816059882711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/5415285816059882711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2009/12/ngobrol-seputar-bisnis-online.html' title='Ngobrol seputar bisnis online'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8768050452884613682.post-2927041294135228947</id><published>2009-07-11T17:01:00.001+07:00</published><updated>2010-02-07T15:02:55.444+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='baceo'/><title type='text'>Ngawitan ah...</title><content type='html'>namina ge ngacapruk, nya sagala diseratkeun&lt;br /&gt;naon wae nu kaemut, tret weh, di ketikkeun&lt;br /&gt;cenah teu aya araheunana pisan...&lt;br /&gt;nya pasti atuh, nu ngacapruk mah moal aya araheunana&lt;br /&gt;paling ukur ngagandengan&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;......&lt;br /&gt;punten ah, ulah janten bendu&lt;br /&gt;pamaksadan mah hoyong diajar nga-blog&lt;br /&gt;manawi teh gampil,&lt;br /&gt;ari pek gening meni sesah nyaaa&lt;br /&gt;teu siga baceo di pos kamling, atanapi di pangkalan ojeg&lt;br /&gt;asa babari ngabamblam, ngadu bako&lt;br /&gt;ari dina blog mah gening sesah... :-D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8768050452884613682-2927041294135228947?l=baceo-ngacapruk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/feeds/2927041294135228947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2009/07/ngawitan-ah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/2927041294135228947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8768050452884613682/posts/default/2927041294135228947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baceo-ngacapruk.blogspot.com/2009/07/ngawitan-ah.html' title='Ngawitan ah...'/><author><name>baceo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919011975139201681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
